oleh

Persita Tahan Imbang Juara Bertahan Bali United

Tangerang7.com, Bali – Pertandingan perdana Persita Tangerang di kompetisi Shopee Liga 1 2020 terlaksana, Minggu (1/3/2020) malam. Berlokasi di Stadion Kapten I Wayan Dipta, kick off pertandingan antara Bali United vs Persita Tangerang dimulai pukul 21.30 WITA atau 20.30 WIB.

Menurunkan skuat terbaik, Persita bermain apik sejak menit-menit awal.
Berhadapan dengan juara bertahan LIga 1 2019, Persita memang bermain tanpa beban. Meski
kondisi lapangan tidak sempurna karena hujan deras yang mengguyur lokasi stadion sejak siang, namun permainan kedua tim tidak mengendur.

Persita pun tampil atraktif. Bahkan di menit ketiga, gol tercipta dari tendangan Evgeniy Budnik, pemain asal Ukraina. Namun sayang, gol tersebut dianulir wasit karena off side. Meski gol tersebut dianulir, terbukti bisa menyukut semangat para Pendekar Cisadane di lapangan hijau. Serangan demi serangan pun tercipta.

Di menit ketujuh, peluang Persita sempat kembali tercipta, namun Budnik yang langsung berhadapan dengan kiper Bali belum bisa mengeksekusi dengan baik. Bali pun berbalik
menyerang dan terus mengancam daerah pertahanan Persita. Terlihat beberapa kali para pemain Bali cukup frustasi karena belum juga berhasil menjebol gawang Persita. Dilihat dari penguasaan bola, Bali United memang cukup mendominasi. Namun bukan berarti
Persita tanpa peluang. Permainan atraktif termasuk urusan transisi dari bertahan ke menyerang disajikan Persita dengan cukup apik.

Dua peluang untuk Persita sempat terjadi di sekitar menit ke-35. Satu dari tendangan sudut
Hamka Hamzah yang langsung mengarah ke gawang Bali, satu lagi dari tendangan Samsul
Arif yang masih bisa diamankan oleh Wawan Hendrawan, kiper Bali United. Usai peluang demi peluang itu, bangunan serangan dari Persita pun kian apik terlihat, meski belum membuahkan
gol.

Skor bertahan 0-0 hingga turun minum. Masuk babak kedua, permainan Bali United langsung cepat. Beberapa peluang pun sempat tercipta di menit-menit awal. Namun Persita masih terus berusaha merapatkan barisan dan menghalau serangan Bali United. Satu peluang justru tercipta dari Samsul Arif, namun belum bisa dieksekusi dengan baik di sekitar menit ke-51.

Di babak kedua, serangan demi serangan terus dilakukan Bali demi bisa menjebol pertahanan
Persita. Namun Hamka dkk masih tetap kokoh di posisi mereka dan menunjukkan pertahanan yang baik. Penampilan Annas pun cukup terlihat baik. Dalam hitungan beberapa menit Annas tercatat melakukan tiga penyelamatan beruntun dimulai dari sekitar menit ke-54.

Sampai ke menit-menit terakhir pertandingan, Bali United belum melonggarkan serangan
mereka. Hingga di menit 89, satu gol dicetak oleh Bali meski akhirnya dianulir oleh wasit karena terjebak off side. Kejadian yang dialami Persita di menit awal pertandingan pun berulang pada
Bali. Tetapi keberuntungan masih tetap berpihak pada Persita, karena meski diserang terus-menerus
tanpa henti, hingga peluit akhir dibunyikan, Persita bisa mempertahankan skor imbang 0-0. Bagi Persita, hasil ini sekaligus memastikan diri membawa pulang satu poin ke Tangerang.

Menanggapi skor imbang yang diraih anak didiknya, Pelatih Kepala Persita Tangerang Widodo
Cahyono Putro mengaku sangat bangga. Bangga dengan perjuangan para Pendekar di lapangan,
terutama untuk kedisiplinan yang tinggi saat menjaga dan mempertahankan posisi mereka masing-masing.

“Ya pertandingan tadi memang pertandingan pertama kami. Biasa lah, pertandingan pertama
kurang mulus, kurang lancar. Terlihat dari beberapa kali pemain kami sering hilang bola. Tapi saya apresiasi sekali. Pemain kami sudah bekerja dengan keras. Mereka disiplin posisi. Saat attack to defend dan defend to attack, mereka disiplin. Terima kasih untuk Bali karena kami bisa membawa poin satu ke Tangerang,” ujar Widodo. (rls)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *