oleh

Penembak Mati Anjing di Citra Raya Terancam Hukuman 2 Tahun Penjara

Tangerang7.com, Panongan – Pria berinisial A (38), tersangka pembunuhan hewan piaraan di kawasan Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang, terancam hukuman dua tahun penjara. Ia dijerat dengan Pasal 406 ayat 2 KUHP. A diduga menghilangkan hewan berupa seekor anjing milik warga Perumahan Water Point.

“Ya, Pasal 406 ayat 2 KUHP, termasuk menghilangkan hewan. Ancaman dua tahun (penjara),” kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung melalui sambungan seluler, Sabtu (17/8/2019).

Adapun Pasal 406 KUHP berbunyi:

(1) Barangsiapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan, merusakkan, membikin tak dapat dipakai atau menghilangkan barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

(2) Dijatuhkan pidana yang sama terhadap orang yang dengan sengaja dan melawan hukum membunuh, merusakkan, membikin tak dapat digunakan atau menghilangkan hewan, yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain.

Sebelumnya, A ditangkap oleh jajaran Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tangerang, Selasa (13/8/2019) malam. Ia diduga telah membunuh seekor anjing dengan menggunakan senapan angin.

A diringkus setelah polisi melakukan penyelidikan atas unggahan akun @anstlucia di Instagram. Di mana, pada Senin (12/8/2019), pemilik akun mengunggah beberapa foto dan memberikan keterangan ihwal penembakan seekor anjing. Hewan piaraan itu diberi nama Beedo.

Berawal saat Istri dan Anak Pelaku Terjatuh

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif mengatakan, motif penembakan anjing bernama Beedo itu adalah terduga pelaku kesal karena istri dan anaknya terjatuh saat bersepeda. Saat itu, anjing dalam posisi diikat di salah satu pohon.

“Istri dan anak terduga pelaku jatuh dari sepeda karena merasa anjing itu akan mengejarnya,” ujar Sabilul dalam keterangan tertulis, Rabu (14/8/2019).

Sabilul mengatakan, Beedo merupakan anjing peliharaan Titus, yang tak lain tetangga A di Perumahan Water Park, Citra Raya. Beedo mati dengan 4 butir mimis atau peluru senapan angin, Senin (12/8/2019) sore.

Awalnya, Titus mendapat informasi jika Beedo ditembaki oleh terduga pelaku. Titus kemudian meminta adik iparnya, Anastasia Lucia, untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. “Saat dicek, kondisi anjing sudah mati dan ditutupi kertas dan dedaunan,” jelas Sabilul.

Anastasia pun mendatangi rumah A. Namun, terduga pelaku ini malah menodongkan senapan angin ke arah Anastasia. Tak berselang lama, Titus juga mendatangi kediaman A.

“Sempat ada cekcok antara pemilik anjing dan terduga pelaku, bahkan sempat ditengahi ketua RT setempat. Namun tidak ada hasil,” kata Sabilul. (srh/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya