oleh

Pemkot Tangsel Resmikan Rumah Lawan Covid-19

Tangerang7.com, Serpong – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany meresmikan Rumah Lawan Covid-19, di Kawasan Pertanian Terpadu, Ciater, Serpong, Selasa (14/4/2020).

Airin menjelaskan, rumah lawan covid ini diperuntukkan bagi pasien orang dalam pengawasan dengan rapid test positif dan pasien dalam pengawasan ringan, yakni tanpa gejala.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Tangsel, kepada para CSR, dan semua pihak lainnya yang telah peduli dan memberikan bantuan kepada pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini,” ungkap Airin.

Sebab menurutnya, memang bantuan, kepedulian dan kesolidaritasan seluruh sektor merupakan kunci dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini.

Atas hal itu, Airin mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak menjauhi dan berpikir negatif jika ada seseorang di sekitarnya yang tergolong menjadi ODP ataupun PDP.

Pernyataan tersebut pun sontak, membuat orang nomor satu di Tangsel ini terharu. Air matanya pun berlinang seiring dirinya mengingat suatu kasus saat ada warganya yang tersudutkan akibat memiliki gejala serupa covid-19.

“Tak perlu saya sebutkan wilayahnya, ada seorang warga yang yang berpengaruh dalam wilayah tersebut yang mengalami gejala. Tiba-tiba anaknya mengkontak saya dan menceritakan bahwa keluarganya dijauhi oleh tetangganya,” ucap Airin yang sesegukan menahan haru.

Menurutnya, hal itu tak perlu dilakukan. Sebab, untuk melawan virus yang tak terlihat ini, kita harus bersama-sama.

Dengan penuh haru, Airin berharap agar wabah covid-19 ini cepat berlalu. Terlebih, dalam waktu dekat ini, bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri pun akan segera tiba.

“Kita bersama-sama berikhtiar, dan tentu berdoa agar covid-19 ini cepat berlalu. Terlebih sebentar lagi bulan puasa. Kita rindu kebersamaan dengan keluarga, semoga covid-19 ini cepat berlalu,” ucap Airin dengan harunya.

Kepala Unit PMI Kota Tangsel Suhara menjelaskan, rumah ini merupakan rumah lawan covid-19, dibuat senyaman mungkin oleh Pemkot Tangsel. “Wabah ini ada di Tangsel sejak pertengahan Maret. Untuk itu, kita bergerak bersama untuk lawan covid, dengan mengkarantina orang yang sakit dari orang yang sehat,” ungkapnya.

Rumah lawan covid ini dilengkapi 148 tempat tidur yang terdiri dari pria 85 bed dan wanita sebanyak 63 bed.

Ke-85 bed untuk pria ini terdiri dari ODP berjumlah 73 bed dan PDP sebanyak 12 bed. Sedangkan wanita untuk ODP sebanyak 50 bed dan PDP sebanyak13 bed.

Rumah lawan covid ini memiliki fasilitas tempat tidur masing-masing pasien dan bagi yang membawa anak ada ekstra bed. Toilet dan kamar mandinya shower sebanyak 24 kamar mandinya, dilengkapi TV di setiap kamar, wifi.

Dan dispenser di depan di setiap kamar, mesin cuci serta tempat jemuran, setrika, serta lainya.

Suhara yang juga menjabat sebagai
penanggung jawab atau koordinator rumah lawan covid, menjelaskan, setiap hari akan ada lagu-lagu atau music phsycotherapy, medical room dan alat-alat medis pun dilengkapi.

Petugas setiap shiftnya terdiri dari dokter umum, perawat, petugas makanan, OB, relawan dan sopir ambulans.

“Bahkan kita pun menyiapkan konsultasi psikologi, senam pagi, rapid test sebelum pulang, dan bagi pasien yang mengalami perburukan gejala akan dirujuk, sehingga mobil ambulans selalu stand by,” katanya.

Suhara menjelaskan, tempat ini tidak membuka pendaftaran, namun pasien berasal dari puskesmas yang ada di Tangsel. “Jadi jika ada pasien rujukan dari puskesmas ditempatkan di sini,” katanya.

Suhara pun mengingatkan agar jangan mengucilkan mereka, karena mereka bagian dari kita yang harus dilindungi. (rls/mad/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya