oleh

Pemkot Tangsel Gandeng KPK Bahas Aset Pemekaran Wilayah

Tangerang7.com, Ciputat – Pemkot Tangsel gandeng KPK untuk membahas beberapa aset pemekaran yang sebelumnya merupakan aset Kabupaten Tangerang.

Mewakili KPK, Koordinator Wilayah II Banten, Asep Rahmat Suwanda menjelaskan beberapa pembahasan terkait dengan penanganan sampah di Kota Tangsel. Sesuai instruksi Wali Kota Tangsel bahwa solusi penanganan sampah harus segera ditentukan.

Mengenai jaminan kesehatan daerah juga dibahas dalam rapat ini. “Di mana sejak adanya instruksi Mendagri, bahwa seluruh penduduk harus masuk ke dalam SJSM yang dikelola oleh BPJS,” kata Asep dalam rapat di Puspemkot Tangsel, Selasa (21/7/2020). Dia menambahkan mengenai ini ada perubahan yang harus disesuaikan.

Sedangkan mengenai aset dari para pengembang, dia mengungkap ada 1.000 pengembang di Tangsel, namun yang terdata baru mencapai sekitar 500 pengembang. “Itupun aset fasos fasum belum diserahkan kepada pemerintah,” kata dia.

Dalam hal ini KPK mendorong pemerintah untuk melakukan inventarisasi, agar bisa dipisahkan mana pengembang yang belum dan sudah menyerahkan. “Itu fokus kami saat ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ispektorat Uus Kusnadi mengatakan, dengan adanya kehadiran KPK ini, pemerintah mendapatkan solusi bagaimana caranya memetakan aset yang khususnya harusnya diserahkan kepada Pemkot Tangsel. Baik aset dari pengembang atau pun pihak lainnya.

Uus menambahkan, hal ini secepatnya harus ada progres. “Kami berupaya untuk melakukan progres pendataan, dalam jangka waktu sebulan,” ujarnya.

Dia juga berusaha memastikan upaya yang dilakukan untuk progres dari pemetaan aset yang berasal dari pengembang, sehingga nantinya bisa dilaporkan ke KPK.

Sekda Kabupaten Tangerang, Rudi Maesal Rasyid yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyepakati hal yang dikatakan Uus. Dia juga akan berupaya melakukan pemetaan terhadap aset yang seharusnya menjadi aset Pemerintah Kabupaten Tangerang dan juga aset Pemerintah Kota Tangerang Selatan. (rls/mad/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya