oleh

Pemkot Tangerang Komitmen Wujudkan Kota Lengkap Sertifikat

Tangerang7.com, Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berkomitmen mewujudkan kota lengkap sertifikat. Pemkot Tangerang akan menyelesaikan penyertifikatan tanah warga.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berharap, tahun ini target semua tanah di Kota Tangerang bersertifikat bisa terealisasi. “Warga bisa mempunyai legalitas tanah yang sah untuk mendirikan usaha di lahannya kan jadi aman,” kata Arief.

Tahun 2019 ini merupakan tahun terakhir Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Tangerang.

“Para warga Kota Tangerang, ayo daftarkan tanahnya. Karena tahun 2019 ini terakhir. Saya mengajak masyarakat karena biaya penerbitan ini ditanggung pemerintah dan juga jelas waktunya,” ungkapnya.

Dalam program PTSL yang diinisiasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kota Tangerang diberikan target sebanyak 20.000 sertifikat tanah yang harus diselesaikan untuk diterbitkan.

“Sampai saat ini sudah separuhnya yang dibagikan kepada masyarakat Kota Tangerang,” katanya.

Arief mengaku, masyarakat berterima kasih atas komitmen pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat. Salah satunya menerbitkan sertifikat tanah.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin hadir dalam acara penyerahan sertifikat tanah hasil program PTSL, beberapa waktu lalu.

Belum lama ini, di Puspem Kota Tangerang, Gubernur Banten Wahidin Halim menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat. Wahidin menyampaikan apresiasinya kepada Kakanwil BPN Provinsi Banten Andi Tantri Abeng dan Kepala BPN Kota Tangerang Candra Genil.

“Kantor BPN Kota Tangerang membantu program PTSL ini untuk warga Kota Tangerang,” jelasnya.

Diketahui, PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.

Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat. (ADV)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya