oleh

Pemilu di Kabupaten Tangerang Diklaim Tanpa Kecurangan

Tangerang7.com, Tigaraksa – Berbagai elemen masyarakat Kabupaten Tangerang mengeklaim tidak ada kecurangan dalam penyelenggaraan pemilihan umum presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif pada 17 April lalu. Hal itu tertuang dalam deklarasi damai pasca-pungut suara Pemilu 2019.

Pernyataan kesepahaman tidak ada kecurangan dalam pelaksanaan pemilu di Kabupaten Tangerang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (7/5/2019). Di tempat ini juga Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tangerang menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi suara.

Elemen masyarakat tersebut mulai dari tim sukses kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden, perwakilan partai politik peserta Pemilu 2019, calon legislatif, para saksi, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan organisasi kemasyarakatan, kelompok relawan, dan kelompok pendukung kedua paslon presiden dan wakil presiden.

Deklarasi turut disaksikan unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, KPU, dan Bawaslu. Pernyataan ringkas tersebut memuat tiga poin.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan apresiasi atas deklarasi itu. Menurutnya, segala tahapan Pemilu 2019 berlangsung terbuka atau transparan. Siapa pun bisa mengakses informasi, bahkan mengoreksi apabila menemukan kekeliruan dalam tiap tahapan pemilu.

“Termasuk rekapitulasi hitung manual berjenjang pun sangat terbuka. Bahkan, KPU menyediakan layanan informasi yang bisa diakses secara live,” kata Zaki dalam keterangan tertulis.

Ia menyebutkan, mulai dari Tempat Pemungutan Suara hingga ke tahap rekapitulasi, KPU selalu melibatkan banyak pihak, termasuk Bawaslu dan saksi dari peserta pemilu. Sehingga, dapat dikatakan pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Tangerang berlangsung tanpa kecurangan.

Zaki meminta masyarakat untuk sabar menunggu hasil resmi KPU, serta segala tahapan dipercayakan kepada KPU sebagai lembaga resmi penyelenggara pemilu.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Kota Tangerang Komisaris Besar Sabilul Alif mengatakan, deklarasi dari lintas masyarakat itu menunjukkan kedewasaan masyarakat Kabupaten Tangerang dalam berpolitik. Menurutnya, deklarasi yang dihadiri perwakilan semua partai dan perwakilan dari kedua paslon presiden dan wakil presiden akan membawa dampak positif di masyarakat.

“Kami hanya menyaksikan. Pada intinya semua sepakat bahwa pemilu sudah dilaksanakan dengan lancar, aman, damai, dan tanpa kecurangan,” tandas Sabilul.

Berikut 3 poin deklarasi berbagai elemen masyarakat Kabupaten Tangerang pasca-pungut suara Pemilu 2019:

1. Siap mengawal semua tahapan proses Pemilu 2019 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil), aman, dan damai.

2. Menolak segala bentuk hoaks, ujaran kebencian, provokasi, dan hasutan yang memecah kerukunan.

3. Siap menerima dan melaksanakan apa pun hasil resmi KPU, serta meyakini bahwa Pemilu 2019 di Kabupaten Tangerang berlangsung tanpa kecurangan.

(rls/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya