oleh

Pembangunan Menara Pandang di Puspem Kota Tangsel Ganggu Akses Warga

Tangerang7.com, Ciputat – Pembangunan menara pandang di area Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan ternyata membuat warga sekitar cemas. Pasalnya, gegara pembangunan menara pandang tersebut akses warga di Jalan Adi Sengkong, RT 03 dan 05 RW 04, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, ditutup.

Kini warga harus melewati kawasan Puspem Kota Tangsel, Jalan Maruga Raya, untuk bisa menuju Jalan Adi Sengkong. Padahal sebelumnya terdapat akses atau jalan masuk di tempat menara pandang yang berdiri di samping Masjid Al Itishom itu.

“Ketika menara pandang dibangun masyarakat tamya-tanya jalan lewat mana, dulu lewat situ (menara pandang),” kata Ketua RT 05/04, Munadi (48).

Menurut Munadi, akses dari Jalan Maruga Raya merupakan akses yang cepat dan dapat dilewati mobil. Kecemasan warga ditambah dengan adanya tambahan sarana portal elektronik untuk bisa memasuki kawasan Puspem Kota Tangsel, meski portal elektronik itu belum digunakan.

“Kalau jalan nanti benar-benar enggak ada, masyarakat minta mediasi,” ucap Munadi.

Warga RT 05/04 Jalan Adi Sengkong, Neneng (40), mengaku menerima dengan pembangunan menara pandang selama tidak membahayakan masyarakat. Asalkan, akses ke daerahnya dari Jalan Maruga Raya tetap dibuka.

“Selama enggak bahaya kita ikuti saja apa adanya, namanya kita tinggal di belakang wali kota. Sama jalan jangan ditutup, buat mondar-mandir, buat orang kampung,” kata Neneng.

Neneng menyampaikan, akses menuju Jalan Maruga Raya kerap digunakan untuk berjualan, sehingga jika menara pandang berdiri dan kawasan Puspem Kota Tangsel menggunakan portal elektronik, maka hal itu akan menyulitkan usahanya.

“Saya kan ekonomi rendah, buka usaha kita keliling pakai gerobak ke perumahan lewat depan sini,” ujarnya.

(Sumber : Wartakotalive)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *