oleh

Pemandu Lagu Dibunuh di Kamar Apartemen

Tangerang7.com, Kelapa Dua – Nahas nasib Tari (21). Perempuan yang berprofesi sebagai pemandu lagu tersebut ditemukan tewas mengenaskan dalam keadaan telanjang di Apartemen The Habitat at Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Mayat korban kali pertama ditemukan oleh teman prianya, Andra, pada Sabtu (11/05/2019) malam yang kemudian melapor ke polisi. Korban diduga dibunuh dan dirampok. Tak butuh lama, polisi berhasil mengungkap identitas tersangka pelakunya.

“Hubungan (pelaku dan korban) dekat karena kompensasi,” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho. Namun, ia masih enggan memerinci lebih jauh identitas pelaku.

Alexander menyebut korban berprofesi sebagai pemandu lagu. Korban dan tersangka juga diketahui belum lama saling kenal. “Profesinya pemandu Lagu. (Mereka) baru pertama ketemu,” ujarnya.

Tari ditemukan tewas di Kamar Nomor 311 Tower C. Saat ditemukan, korban tidak mengenakan pakaian selembar pun. Di sisinya ada dua bungkus kondom warna merah merek Sutera yang diduga akan digunakan.

Selain kondom, polisi juga mengamankan celana dalam dan celana pendek hitam milik korban. Kemudian ada bra ungu dan dress hitam motif bunga milik korban.

Polisi pun sudah menggelar olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi-saksi di lokasi telah dimintai keterangan.

Satu dari penghuni apartemen, Icha, menjelaskan bahwa korban banyak memiliki nama samaran.Mulai dari memakai nama Tari, Keket, Citra hingga Lastri.

Menurut Icha, korban yang berasal dari Pandeglang itu diketahui sudah 6 bulan menempati kamar Nomor 311 Tower C di apartemen itu.

Saat mayat korban ditemukan, diketahui ada beberapa barang yang hilang. Yakni ponsel, perhiasan emas, dan dompet. Barang-barang itu diduga dibawa lari pelaku yang diduga membunuhnya.

Tari yang bernama lengkap Sulastri itu awalnya diketahui bersama kekasihnya, Andra, berada di apartemen tersebut. Namun pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Andra meninggalkan Tari yang masih tidur.

Dalam kesaksiannya pada polisi, Andra mengaku sempat mendapatkan pesan singkat dari Tari pada pukul 17.00 WIB. Saat itu Tari mengaku pada Andra bila ada tamu yang datang ke apartemennya.

Siapa tamu tersebut? Andra mengaku baru membalas pesan singkat Tari 40 menit setelahnya. Namun Tari tidak lagi membalas pesan dari Andra.

Selanjutnya, sekitar pukul 19.00 WIB, Andra pulang ke apartemen dan mendapati gagang pintu luar sudah tidak ada dan keadaan pintu terkunci.

Setelah berhasil masuk ke dalam apartemen, Andra mengaku kepada polisi mendapati kekasihnya terbaring di atas kasur dalam kondisi telanjang. Andra menyebut leher Tari terikat sarung bantal, pun kedua tangannya. sedangkan kaki Tari terikat kabel pengisi daya ponsel.

Melihat itu, Andra lalu membuka ikatan di leher dan tangan dan berupaya menolong korban yang sudah tidak bergerak. (t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya