oleh

Pelanggaran Kampanye Tinggi, KIPP Pertanyakan Kinerja Bawaslu

TIGARAKSA – Pelanggaran kampanye di Kabupaten Tangerang kian meningkat. APK makin banyak terpasang di tempat-tempat yang dilarang, terutama di jalan-jalan protokol dan pepohonan. Begitu pula kampanye di media sosial, peserta pemilu tak mengindahkan aturan.

Kinerja Bawaslu pun dipertanyakan. Sebab, seharusnya pelanggaran makin hari makin terminimalisir. Di Kabupaten Tangerang justru berbanding terbalik, di mana hampir di setiap sudut ditemukan pelanggaran.

Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kabupaten Tangerang Ahmad Suhud mengatakan, bentuk-bentuk pelanggaran paling menonjol yaitu banyak APK di jalan protokol dan pepohonan. Padahal KPU Kabupaten Tangerang telah menerbitkan surat edaran terkait pelarangan pemasangan APK di jalan protokol dan pepohonan.

“Bukan berkurang, malah bertambah. Di mana Bawaslu Kabupaten Tangerang selama ini, apa kerjanya? Seharusnya Bawaslu aktif melakukan pengawasan dan penindakan,” kata Suhud kepada Tangerang7.com, Jumat (14/12/2018).

Selain itu, banyak bahan kampanye di kendaraan bermotor seperti angkutan kota. Menurut Suhud, Bawaslu harus koordinasi dengan dinas perhubungan dan kepolisian agar bahan-bahan kampanye di kendaraan bermotor dapat dicopot.

“Digelar razia gabungan dengan sasaran ya bahan kampanye, kan bisa. Cuma kayaknya Bawaslu hanya menunggu laporan masyarakat, tidak punya inovasi dan nyali,” ucap Suhud.

Demikian juga di media sosial, potensi pelanggaran kampanye sangat tinggi. Akun medsos resmi peserta pemilu, kata dia, sudah didaftarkan di KPU. Selain itu Bawaslu harus menindak tegas apabila mengetahui ada pelanggaran.

“Hanya saja, Bawaslu mau bekerja atau tidak. Jangan sosialisasi terus, tapi implementasi tidak ada,” pungkas Suhud. (srh/srh)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *