oleh

Pelanggan Bertambah, PDAM Kota Tangerang Tingkatkan Kualitas Pelayanan

KOTA TANGERANG, Tangerang7.com – Bertambahnya jumlah pelanggan, direspons oleh PDAM Tirta Benteng dengan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Bukan saja kualitas hasil produksi, tapi juga usaha perbaikan kualitas pelayanan lainnya seperti masalah jaringan distribusi hingga mempermudah pelanggan saat melakukan pembayaran hingga pengaduan.

Untuk kualitas produk, PDAM TB Kota Tangerang secara kontinyu melakukan pengecekan laboratorium secara berkala. Setiap bulan, sekitar 17 kali dilakukan pengecekan dan menggunakan pihak ketiga yang memiliki kompetensi dan berkelas.

“Selain laboratorium milik kita sendiri, kita juga menggandeng Sucofindo untuk mengecek kualitas produk kita. Kita pakai Sucofindo agar apa yang kita hasilkan betul-betul produk yang bisa memuaskan,” ungkap Dirut PDAM TB Kota Tangerang, Sumarya, Senin (25/01/2021).

Dengan dilakukan pengecekan secara berkala, Sumarya berharap air bersih yang didistribusikan PDAM TB, bisa memuaskan para pelanggannya. Sehingga, keluhan-keluhan soal produk bisa berkurang.

“Memang kami akui saat kualitas air Cisadane di bawah standar, terkadang mempengaruhi kualitas produk kita. Misalnya saat banjir dengan kuantitas material tanah dalam air melebihi ambang batas, bisa saja berdampak terhadap kualitas air yang kita hasilkan,” Sumarya.

Sementara soal pelayanan pembayaran, sejak pertengahan tahun 2020 lalu, PDAM TB Kota Tangerang berinovasi dengan memberikan kemudahan kepada pelanggannya untuk membayar tagihan air. Kali ini, inovasi dilakukan dari sektor palayanan pembayaran tagihan air yaitu external payment point.

Bantuan air bersih dari PDAM TB Kota Tangerang ke masyarakat, beberapa waktu lalu.

Sumarya menjelaskan, layanan tersebut diluncurkan untuk mempermudah pelanggan melakukan pembayaran tanpa harus datang dan mengantre di kantor PDAM. Layanan tersebut, terdiri dari pembayaran melalui perbankan, aplikasi bayar online, supermarket, dan PPOB. “Adanya layanan ini diharapkan dapat semakin mempermudah pelanggan melakukan pembayaran pemakaian air melalui rekening tagihan air setiap bulannya,” jelas Sumarya.

Selain itu, pembayaran rekening juga dapat dilakukan melalui aplikasi belanja online yang dapat diunduh melalui playstore seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Link saja, Epulsa dan PDAM Info. Pembayaran juga dapat dilakukan digerai toko jejaring seperti Alfamart, Indomart, Dan-Dan, Alfamidi dan Lawson Station, serta PT Pos Indonesia.

“PDAM TB berharap, pelanggan dapat melakukan kewajiban pembayaran sebelum waktu jatuh tempo yaitu tanggal 1-25 setiap bulannya. Tujuannya agar terhindar dari denda dan pemutusan sambungan,” tandasnya.

PELANGGAN BERTAMBAH SIGNIFIKAN

Sementara Direktur Umum Doddy Affendi menambahkan, jumlah konsumen atau pelanggan PDAM TB Kota Tangerang saat ini bertambah signifikan. Pertambahan ini seiring dengan penyerahan pelanggan secara bertahap sekitar 70.000 sambungan dari PDAM TKR Kabupaten Tangerang.

Diketahui, dalam naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) antara Pemkab Tangerang dan Pemkot Tangerang yang ditandatangani awal 2020 lalu, tahap pertama  untuk wilayah 1 diserahkan sebanyak 20 ribu pelanggan dalam kurun waktu selama 1,5 tahun. Sedangkan untuk wilayah 2 dan 3 sebanyak 50 ribu pelanggan proses penyerahannya 2,5 tahun.

“Saat ini, pelanggan PDAM TB sekitar 67 ribu. Angka ini akan terus bertambah seiring penyerahan dari PDAM TKR. Bertambahnya jumlah pelanggan ini harus kita maksimalkan. Harus kita layani dengan baik. Apalagi tugas kami bukan saja untuk mencari laba, tapi kepanjangan tangan Pemkot Tangerang untuk melayani masyarakat dalam hal penyediaan air bersih,” tutup Doddy. (adv/**)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya