oleh

Mudrik Sudrajat Sedang Arisan Keluarga Saat Tsunami Datang

Tangerang7.com, Karawaci – Mudrik Sudrajat sedang mengikuti arisan keluarga di Pantai Anyer saat tsunami menerjang. Pegawai Pemkot Tangerang itu tak berhasil menyelamatkan diri saat ombak menyeretnya.

Mudrik menjadi salah satu korban meninggal dalam peristiwa yang merenggut 222 korban jiwa tersebut. Pria 31 tahun ini sehari-harinya bertugas di Puskesmas Gembor Kecamatan Periuk. Dia bersama 19 orang keluarga mengikuti acara arisan sambil berlibur. Termasuk ayahnya, Juhdi Suminta.

“Kami berangkat Sabtu (22/12/2018) sore,” kata Juhdi Suminta, ayah korban. Pada acara arisan tersebut, ada 20 orang anggota keluarga yang ikut serta. Pascakejadian, ada 6 orang yang perlu perawatan lebih lanjut.

WalikotaTangerang Arief R Wismansyah mendatangi rumah duka di Kampung Karawaci Ilir, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (23/12/2018). Arief mengaku sangat prihatin kepada korban bencana alam di Anyer dan sekitarnya.

“Kami prihatin dengan musibah ini, mudah-mudahan seluruh masyarakat yang tertimpa musibah diberikan kesabaran,” ujar Arief. Kepada keluarga korban, Arief berjanji akan membawa anggota keluarga yang perlu perawatan lebih lanjut ke rumah sakit.

Pemkot Tangerang juga telah mengirim 50 personel dari Satpol PP dan BPBD untuk membantu proses evakuasi di daerah bencana. Selain itu 4 ambulans dan tim kesehatan juga diterjunkan ke lokasi tsunami. (t7)




Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *