oleh

PDAM TKR Peringkat I PDAM Sehat Nasional

Tangerang7.com, Tangerang – Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) merilis hasil penilaian kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tahun 2019. Alhasil, PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang masuk peringkat pertama PDAM sehat.

Tahun ini, PDAM TKR menorehkan prestasi gemilang. Bak kado di ulang tahun Kabupaten Tangerang pada akhir Desember nanti. Pasalnya, raihan PDAM TKR sebagai PDAM sehat melonjak dari tahun lalu. Pada tahun 2018, unit usaha milik Pemerintah Kabupaten Tangerang ini menduduki peringkat kedua.

Perusahaan pelat merah itu tercatat dalam Buku Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) 2019 dengan meraih poin 4,27 untuk penilaian kinerja perusahaan.

“Alhamdulilah, kami PDAM Tirta Kerta Raharja berdasarkan penilaian tersebut meraih posisi pertama untuk kategori PDAM sehat. Pada tahun 2018 kami meraih predikat kedua, artinya ada peningkatan prestasi yang menandakan prestasi kami terus meningkat,” kata Direktur Utama PDAM TKR Rusdy Machmud, Rabu (4/12/2019).

Menurut Rusdy, prestasi tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnain dan Dewan Pengawas PDAM TKR Moch Maesyal Rasyid, serta seluruh pegawai dan jajaran direksi PDAM TKR.

“Dan yang terpenting adalah dukungan dari pelanggan kami yang saat ini sudah mencapai 145.758 pelanggan,” ujar dia.

PDAM TKR
Jajaran Direksi PDAM TKR Kabupaten Tangerang.

Meski telah meraih posisi nomor wahid se-Indonesia, namun Rusdy dengan rendah hati berpesan agar hal itu jangan membuat semua jajaran di PDAM TKR Kabupaten Tangerang lantas lalai untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Prestasi ini justru harus semakin memacu semangat kita untuk terus berinovasi, meningkatkan pelayanan dan membuat pelanggan meningkat tingkat kepuasannya,” kata dia.

Selain itu, Rusdy akan melakukan beberapa perencanaan peningkatan layanan air minum berdasarkan data dari Buku Kinerja BUMD Penyelenggara SPAM itu. Antara lain rencana kerja sama investasi pengembangan SPAM, alokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau alternatif pembiayaan.

Tujuannya, untuk membangun, merehab dan pemanfaatan idle capacity guna meningkatkan cakupan pelayanan atau penurunan tingkat kehilangan air atau nonrevenue water (NRW), serta penerapan layanan Zona Air Minum Prima (ZAMP).

“Zona Layanan Air Minum Prima salah satu target kami selanjutnya, agar kualitas air kita terus meningkat, dan memberikan lebih banyak manfaat untuk masyarakat di Kabupaten Tangerang serta pelanggan kami lainnya,” pungkas dia. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya