oleh

PDAM TKR Gelar Konsultasi Publik di Zona A

Tangerang7.com, Curug – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja atau PDAM TKR Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan bertajuk Konsultasi Publik Dalam Rangka Analisis Dampak Lingkungan Rencana Pembangunan Intake, Instalasi Pengolahan Air dan Jaringan Distribusi Sistem Penyediaan Air Minum Zona A. Bertempat di Aula Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu (13/3/2019).

“Kegiatan konsultasi publik ini merupakan salah satu langkah PDAM TKR untuk mengembangkan penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum di wilayah pelayanan,” kata Direktur Utama PDAM TKR Kabupaten Tangerang Rusdy Machmud.

Dia mengatakan, tahun ini PDAM TKR berencana meningkatkan jumlah pelanggan sebanyak 31 ribu pemasangan baru di Kabupaten Tangerang. PDAM TKR akan terus berupaya meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat. “Di tahun 2019 ini, kami menargetkan 31 ribu pelanggan baru yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang,” tandas Rusdy.

PDAM TKR telah memulai pembangunan untuk meningkatkan kapasitas instalasi pengolahan air (IPA) di beberapa lokasi. Pembangunan tersebut tentu harus diiringi dengan penambahan jaringan perpipaan, agar air bersih yang dihasilkan bisa dimanfaatkan masyarakat.

“Dalam proses pembangunan IPA termasuk penambahan jaringannya tentunya masyarakat akan terdampak. Untuk meminimalkan dampak negatif yang akan terjadi, makanya kami menggelar konsultasi publik ini,” jelas Rusdy.

Kepala Bagian Humas PDAM TKR Kabupaten Tangerang Samsudin mengatakan, selain sebagai tahapan yang wajib dilakukan sesuai aturan yang berlaku, kegiatan konsultasi publik juga sebagai sarana untuk mengumpulkan masukan-masukan dari berbagai unsur masyarakat. Di antaranya pihak kecamatan, kelurahan, kepolisian, TNI, serta berbagai pihak lainnya terkait pelaksanaan SPAM.

Adapun SPAM Zona A meliputi empat kecamatan di Kabupaten Tangerang terdiri dari Kelapa Dua, Legok, Pagedangan, dan Curug, serta tiga kecamatan di Kota Tangerang yakni Tangerang, Karawaci, dan Cibodas.

“Kami berharap agar masyarakat serta pihak-pihak terkait lainnya khususnya mereka yang terdampak memberikan dukungan dan pengertiannya terkait rencana PDAM TKR untuk mengembangkan penyelenggaraan SPAM ini. Karena setelah terbangunnya jaringan nanti, maka akan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan air bersih,” pungkas Samsudin. (ADV)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *