oleh

Pasutri Edarkan Uang Palsu di Jakarta dan Tangerang

Tangerang7.com, Tangerang – Jajaran Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota membongkar praktik peredaran uang palsu. Empat orang terduga pelaku ditangkap, masing-masing berinisial SP (49), NM (50), YN (49), dan FMS (54).

Ironinya, FMS dan YN tak lain adalah pasangan suami istri atau pasutri. Pasutri ini diketahui memiliki rumah di Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sementara SP dan NM merupakan ibu rumah tangga dan berkediaman di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Selain empat orang tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 129 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000, 559 lembar uang palsu pecahan Rp 50.000, 14 lembar kertas untuk cetak uang palsu, 4 lembar kertas cetak pecahan uang Rp 100.000, dan 25 lembar kertas ban dengan nilai Rp5 juta.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim menuturkan kronologi ungkap kasus tersebut. Pada Senin (29/7/2019) pukul 16.00 WIB, Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berikut anggota mendapatkan informasi dari masyarakat ihwal peredaran uang palsu pecahan Rp 50.000.

Di mana, seorang perempuan berbelanja sayur-mayur dengan menggunakan uang palsu di Pasar Anyar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Selasa (30/7/2019), polisi melakukan penyelidikan di Pasar Anyar.

Lalu, Kamis (1/8/2019) pukul 16.15 WIB, salah satu polisi melakukan penyamaran dengan berpura-pura membeli uang palsu kepada seorang perempuan sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan pedagang sayuran.

“Kemudian Kanit Resmob berikut anggota berhasil mengamankan perempuan tersebut berikut dengan barang buktinya,” kata Karim dalam keterangan tertulis, Kamis (15/8/2019).

Terduga pengedar uang palsu di Pasar Anyar itu adalah SP. Kepada polisi, ia mengaku memperoleh uang palsu dari perempuan berinisial NM. Polisi pun langsung melakukan pengejaran terhadap NM di Jalan Kertajaya, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

“Sesampainya di alamat tersebut, Kanit Resmob beserta anggota berhasil mengamankan pelaku bernama NM. Dari hasil interogasi pelaku NM memperoleh uang palsu dari seorang perempuan mengaku bernama YN di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat,” jelas Karim.

Selanjutnya, Jumat (2/8/2019) pukul 06.00 WIB, memburu YN. Dalam upaya meringkus target ketiga ini, polisi meminta pelaku NM untuk melakukan transaksi dengan pelaku YN di Pasar Tanah Abang. Sehingga, pukul 12.25 WIB polisi berhasil mengamankan YN. Dari tangan YN diamankan barang bukti uang palsu dengan total Rp16 juta.

Saat diinterogasi, YN mengaku memperoleh uang palsu dari suaminya, yaitu FMS. Kala itu, FMS masih berada di rumah, Jalan Mangga Besar, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar. Polisi kemudian langsung melakukan pengembangan ke alamat tersebut.

FMS pun dapat diringkus pada pukul 13.45 WIB. Setelah dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti uang palsu dengan total Rp21,5 juta.

“Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 245 KUHP dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, diancam dengan pidana 15 tahun penjara,” pungkas Karim. (t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya