oleh

Nenek 64 Tahun Tersungkur dan Terluka Dikejar Pria Bergolok

Tangerang7.com, Solear – Suwarni, wanita 64 tahun, nyaris kehilangan nyawa. Ia dikejar pria bersenjata tajam jenis golok. Ini terjadi di kediaman Suwarni, Perum Taman Adiyasa, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Laki-laki pembawa golok itu diketahui bernama Gusnaidi alias Agus (58). Sebenarnya, ia datang ke rumah Suwarni untuk mencari Tantoni (43), Selasa (7/5/2019). Tantoni sendiri tak lain menantu dari Suwarni.

Agus dan Tantoni sebelumnya terlibat cekcok. Melihat niat jahat Agus, Suwarni menghampiri dengan maksud ingin mencairkan suasana. Akan tetapi Agus justru mengeluarkan golok dari pinggangnya dan mengacungkan ke arah Suwarni.

“Korban pun refleks mencoba menghindar sampai akhirnya korban tersungkur dan mengalami luka pada bagian tangan sebelah kiri,” jelas Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, Jumat (10/5/2019).

Atas perbuatan tidak menyenangkan, Suwarni melaporkan ke Polsek Cisoka. Polisi kemudian menindaklanjuti dan berhasil meringkus Agus dalam hitungan jam. Pria kelahiran Agustus 1960 itu ditangkap di rumahnya, Perum Taman Adiyasa.

Sebelumnya, kata Uka, Agus dan Tantoni terlibat cekcok terkait utang di bank. Agus meminjam uang di bank dengan jaminan Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor atau BPKB milik Tantoni.

Beberapa bulan berlalu Agus malah mengabaikan kewajiban sebagai debitur. Ia tidak menyetorkan angsuran ke bank. Pegawai bank pun datang ke kediaman Tantoni di Perum Taman Adiyasa. Merasa tidak turut serta menikmati uang pinjaman dari bank, Tantoni memanggil Agus.

Bukannya direspons baik, justru berujung pertengkaran. Agus bahkan merusak sepeda motor tetangganya tersebut menggunakan senjata tajam jenis parang.

“Sepeda motor Tantoni dirusak oleh tersangka dengan menggunakan parang. Tidak puas dengan merusak sepeda motor, tersangka pulang ke rumahnya untuk mengambil sebilah golok dan mengejar Tantoni sampai di rumah mertuanya,” kata Uka.

Mantan Kapolsek Kronjo ini mengatakan, polisi telah mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang, satu bilah golok, dan satu unit sepeda motor Yamaha Freego. Agus kini mendekam di balik jeruji besi.

“Perkara ini perbuatan tidak menyenangkan dan perusakan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 335 dan 406 KUHP,” tandas Uka. (srh/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya