oleh

Menanti Dua Pamen Polrestro Tangerang Borgol Bandar Narkoba

Tangerang7.com, Tangerang – Belum genap satu bulan pimpinan Polres Metro Tangerang Kota berganti. Tongkat komando polres penyangga ibu kota itu resmi berpindah ke tangan Kombes Abdul Karim pada Jumat (1/2/2019) lalu. Mantan Dirreskrimsus Polda Banten ini menggantikan Kombes Harry Kurniawan yang mendapat tugas baru sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Beberapa hari sebelumnya, pejabat utama di lingkungan Polres Metro Tangerang Kota juga diganti. Mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau AKBP Raden Bagoes Wibisono Handoyo Koesoemah dilantik menjadi Kasat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota. Bagoes mengisi jabatan yang ditinggalkan AKBP Farlin Lumban Toruan.

Kehadiran Abdul bukan sekadar sebagai penyegaran organisasi dan bentuk promosi jabatan. Sejumlah tugas tentu sudah menanti. Mulai dari memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat hingga berupaya menembak hati masyarakat, sehingga program Promoter Polri benar-benar dirasakan masyarakat.

Di sisi lain, mengungkap kasus narkoba menjadi salah satu tugas kepolisian, khususnya jajaran reserse narkoba. Namun, keberhasilan pejabat utama tidak terlepas dari campur tangan kepala organisasi. Sinergi antara Abdul dan Bagoes tentu paling dinanti masyarakat di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Terlebih penanganan perkara narkoba bukan hal baru bagi kedua Perwira Menengah (Pamen) Polri itu.

Tangkap Driver Ojol dan Selebgram

Untuk diketahui, beberapa ungkap kasus narkoba yang menonjol belakangan ini di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Pada Januari 2019, polisi menangkap driver ojek online yang menyambi sebagai kurir narkoba, yakni Ahmad Rifai alias Omen. Ia ditangkap dengan barang bukti 2 gram narkotika jenis sabu-sabu di sebuah rumah kontrakan, Jalan Bintang, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang.

Kepada polisi, Omen mengaku baru tiga bulan menjadi kurir sabu-sabu. Alasannya, karena pendapatan dari ojek online saat ini terus menurun dan tidak mencukupi kebutuhan keluarga. Omen juga mengaku mendapatkan barang haram itu dari kedua temannya berinisial RS (23) dan Opung (34). Keduanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dari Polsek Tangerang.

“Tersangka mendistribusikan barang terlarang ini di sekitar wilayah Ciledug dan Cipondoh. Kegiatan tersangka sehari-hari ini sebagai driver ojek online,” ungkap Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono, Rabu (23/1/2019).

Kemudian, Rabu (6/2/2019), polisi menangkap selebgram yang juga model video klip, Reva Alexa. Ia ditangkap di rumahnya, kawasan Perumahan Taman Beverly Golf, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Reva ditangkap oleh anggota Polres Metro Tangerang Kota. Tuduhannya, mengonsumsi dan memiliki narkotika jenis sabu-sabu. Saat penangkapan, Reva diduga sedang pesta sabu-sabu. Polisi juga menemukan sabu-sabu seberat 0,28 gram. Polisi kemudian melakukan tes urine dan hasilnya positif.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya