oleh

Mau Masukkan Mobil ke Garasi, Dana BOS Rp 105 Juta Melayang

Tangerang7.com, Balaraja – Kepala SDN Ketapang Tanu mengalami kejadian apes, usai mencairkan dana bantuan operasional sekolah (BOS), Senin (9/3/2020).

Dana BOS yang baru dicairkan dari Bank BJB Cabang Balaraja, Kabupaten Tangerang itu melayang. Ia meletakkan uang itu di mobil Toyota Kijang kapsul yang dikendarainya.

Total uangnya Rp 112 juta. Rinciannya, dana BOS sebesar Rp 105 juta dan uang pribadinya sebesar Rp 7 juta.

Berdasarkan keterangan Tanu pada Selasa (10/3/2020), pada Senin pagi itu, ia bersama bendahara SDN Ketapang dan bendahara SDN Buaran Jati ke Bank BJB Cabang Balaraja untuk mencairkan dana BOS.

Setelah dana tersebut cair, mereka pun kembali ke rumah dengan menggunakan kendaraan tadi.

Tanu terlebih dahulu mengantarkan kedua bendahara itu ke rumahnya masing-masing, di Tanjakan Indah, Kecamatan Rajeg dan Komplek Buaran Jati, Kecamatan Mauk.

Namun, kejadian apes itu terjadi. Usai mengantarkan kedua bendahara tersebut, ban mobil yang dikendarainya gembos. Kemudian, ia mencari tukang tambal ban sambil membawa tas yang berisi uang dan berkas sekolah.

Usai menambal ban, ia melanjutkan perjalanan menuju rumahnya di Komplek Buaran Jati, Kecamatan Mauk. Namun, betapa terkejutnya ia ketika mengetahui tas berisi uang ratusan juta rupiah itu raib. Ia mengetahuinya sesaat setelah membuka pintu gerbang rumahnya.

“Saya cuma buka pintu gerbang sebentar saja karena mobil saat itu mau dimasukin ke garasi. Saat saya masuk kembali ke kemudi, uang itu sudah tidak ada,” katanya.

Tanu mengaku sempat mendengar suara pintu mobil dibuka. Namun ia tidak curiga apa pun.

Kasus hilangnya dana BOS tersebut kemudian dilaporkannya ke aparat kepolisian setempat. (jek/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya