oleh

Manfaatkan Barang Bekas, Bercocok Tanam Jadi Lebih Asyik

Tangerang7.com, Jatiuwung – Peserta kuliah kerja nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara bercocok tanam dengan memanfaatkan sampah agar bernilai ekonomi. Seperti dilakukan sejumlah mahasiswa di Kampung Jati, RT 05/02, Kelurahan Jatiuwung, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Koordinator kegiatan, Shinta Eka Marlina mengatakan sampah menjadi salah satu problematik tersendiri di lingkungan masyarakat, sehingga harus ada langkah konkret. Salah satunya memanfaatkan sampah sebagai median saat bercocok tanam.

“Kami merealisasikan pemanfaatan sampah sebagai bentuk kecintaan terhadap lingkungan. Selain juga sebagai upaya untuk mewujudkan Indonesia mandiri bebas swasembada pangan ke depannya,” ujar Shinta kepada Tangerang7.com, Senin (11/2/2019).

Ia menyebutkan, sampah tidak hanya bisa didaur ulang untuk disulap menjadi barang bernilai ekonomi. Namun, bisa juga menjadikan proses bercocok tanam jauh lebih efektif dan menyenangkan.

“Botol plastik bekas air mineral maupun kaleng cat bisa dijadikan sebagai media tanam, kalau kita tahu cara pemanfaatannya,” tandas Shinta.

Sementara Ketua KKN Anger Dwi Sasongko mengatakan, sayuran yang dibudidayakan dengan sistem hidroponik di antaranya selada, pakcoy, caisim, dan kangkung. Ke depan akan dikembangkan juga tanaman cabai, tomat, dan melon.

“Mereka merasa sangat senang ketika kita buatkan program seperti ini. Sangat antusias sekali mereka kita lihat,” ucap Dwi. (orn/sam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya