oleh

Liga 2 2019 Wilayah Barat, Persita Turun ke Posisi Delapan

Tangerang7.com, Kelapa Dua – Persita Tangerang kini berada di posisi delapan Liga 2 2019 Wilayah Barat. Sementara dua tim lainnya sesama wilayah Provinsi Banten masing-masing menempati posisi empat dan lima, yakni Perserang Serang dan Cilegon United FC.

Persita memerosot setelah dua kali berturut-turut ditahan imbang oleh tim lawan saat laga kandang di Stadion Utama Sport Center Kabupaten Tangerang, Kelapa Dua. Dalam dua pertandingan terakhir, tim berjuluk Pendekar Cisadane ini tak mampu mengemas poin penuh.

Laga berakhir imbang dengan skor 1-1 saat Persita menjamu Perserang pada pekan ke-8 Liga 2 2019, Minggu (28/7/2019). Begitu pula saat laga kandang pekan ke-9 versus Cilegon United, Jumat (2/8/2019), skor akhir di angka 1-1.

Persita kini menempati urutan delapan Liga 2 2019 Wilayah Barat setelah Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Sriwijaya FC Palembang, Perserang Serang, Cilegon United FC, Babel United FC, dan PSCS Cilacap. Adapun empat tim di bawah Persita terdiri dari Persibat Batang, Blitar United FC, PSPS Pekanbaru, dan PSGC Ciamis.

Selama 9 laga, Persita 4 kali menang, 2 kali seri, dan 3 kali kalah. Kemenangan Pendekar Cisadane adalah 1-0 PSGC, 4-0 Persibat, 5-0 PSPS Riau, dan 2-0 Sriwijaya FC. Sementara kekalahan Persita yakni 0-2 Sriwijaya FC, 0-1 Persiraja, dan 0-1 PSMS. Laga berakhir seri saat Persita menjamu Perserang dan Cilegon United dengan skor 1-1.

Sebenarnya, Persita sempat menempati puncak klasemen sementara Liga 2 2019 Wilayah Barat karena beberapa kali mengemas kemenangan. Namun, tim asuhan Widodo Cahyono Putro ini tidak bertahan lama di peringkat pertama. Setelah beberapa kali menelan pil pahit atas kegagalan melawan Persiraja dan PSMS, kedudukan Persita mulai turun.

Pelatih Kepala Persita Widodo Cahyono Putro menyayangkan kekalahan Persita atas Cilegon United, Jumat (2/8/2019). Namun, dia mengakui Persita bermain dengan skuat yang timpang karena dua pemain andalan dalam lini bertahan, M Roby dan Asep Budi, harus menepi akibat cedera. Selain itu, Aditia Gigis absen di rumput hijau karena akumulasi kartu.

“Memang pertandingan tadi sangat disayangkan ya, secara hasil kita tidak bisa memenangkan pertandingan. Tapi memang situasi tadi Cilegon bisa memanfaatkan kekurangan pemain kita, yaitu M Roby dan Asep,” kata Widodo usai laga.

Menurut mantan pelatih Bali United ini, kehilangan beberapa pemain belakang dalam pertandingan cukup berpengaruh pada performa tim. Akibatnya, ada beberapa pemain dipaksakan untuk mengisi kekosongan posisi tersebut.

“Seperti Amarzukih yang bukan center back, saya pakai di center back, karena kita memang tidak ada Asep. Ya itulah sepak bola, di mana satu sisi kosong, di sisi lain memang harus tetap terisi,” ujar Widodo.

Dia pun akan mengevaluasi seluruh pemain Persita. Apalagi setelah ini Pendekar Cisadane akan bertolak ke markas Babel United di Stadion Depati Amir, Pangkal Pinang. Persita melakoni laga tandang di pekan ke-10 Liga 2 2019.

“Kami akan mempersiapkan tim seperti biasanya. Kami berharap teman-teman terus fit dan dapat memenangkan pertandingan, dapat mencuri poin di Babel,” pungkas Widodo. (mus/srh)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya