oleh

Liga 2 2019, Persita Waspadai Sang Mantan

Tangerang7.com, Kelapa Dua – Persita Tangerang akan menjamu Perserang Serang di Stadion Utama Sport Center Kabupaten Tangerang, Dasana Indah, Kelapa Dua, Minggu (28/7/2019). Pertandingan dimulai pada pukul 15.30 WIB.

Meskipun sebagai tuan rumah, Persita tidak menganggap remeh Perserang. Terlebih tim berjuluk Pendekar Cisadane ini dihantui sang mantan, Hari Habrian. Ia merupakan mantan pemain Persita dan hampir membawa Persita promosi ke Liga 1 2019.

Pada derbi kontra Perserang nanti, Persita patut mewaspadai Hari. Pria kelahiran Serang, 28 April 1992, ini sekarang bermain di Perserang dengan posisi pada bagian tengah atau gelandang.

Pertandingan sepak bola antara dua tim sewilayah Provinsi Banten ini tergolong sengit. Persita saat ini berada di urutan kelima klasemen sementara Liga 2 2019 wilayah Barat, sedangkan Perserang di urutan keenam.

Pelatih Kepala Persita Widodo Cahyono Putro mengatakan, manajemen Pendekar Cisadane telah melakukan sejumlah evaluasi. Persiapan dan analisa sudah dilakukan sejak tim tiba di Tangerang usai mendarat dari Medan, Rabu (24/7/2019). Salah satu persiapan adalah menganalisa pergerakan pemain Perserang, terutama Hari.

“Beberapa pemain yang mesti diwaspadai, terutama ada Hari Habrian. Mereka sudah seperti bagian keluarga Persita sendiri dan mereka pasti tahu keadaan, suasana di tim ini. Tapi saya berharap juga pada pemain tetap waspada dan untuk kerja keras bisa memenangkan pertandingan ini,” ujar Widodo, Sabtu (27/7/2019).

Menurut dia, Hari bukan satu-satunya skuat Perserang paling diwaspadai. Tetapi hal terpenting yaitu siapa pun pemain lawan yang masuk ke daerah sepertiga pertahanan Persita harus diwaspadai. “Jadi enggak satu dua orang saja, tapi semua pemain,” ucap Widodo.

Hal senada dilontarkan Kapten Tim Persita Egi Melgiansyah. Dia mengatakan, meskipun salah satu pemain Perserang adalah mantan rekannya pada musim lalu, namun skuat Persita harus bekerja keras untuk mematikan pergerakan Hari dkk.

“Kita harus waspadai Hari Habrian karena kan dia tahu gimana keadaan Persita, dia bagian dari tim Persita tahun kemarin. Dia punya kecepatan, punya kelincahan. Di Perserang ibaratnya dia yang mengendalikan permainan,” ucap Egi. (mus/srh)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya