oleh

Libur Lebaran, 18 Tempat Wisata di Kabupaten Tangerang Ditutup

Tangerang7.com, Tigaraksa – Sebanyak 18 tempat wisata di Kabupaten Tangerang ditutup selama libur Lebaran. Lokasi wisata yang beroperasi saat Lebaran, dipaksa ditutup petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang.

Berdasar informasi dari Dinas Kominfo Kabupaten Tangerang, penutupan tersebut untuk memaksimalkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Tangerang.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Bambang Mardi Santosa menjelaskan,
penutupan tempat wisata dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan masyarakat pasca-Lebaran.

“Terbukti selama tiga hari Lebaran, terdapat 18 tempat wisata di Kabupaten Tangerang yang ditutup Satpol PP, ” kata Bambang.

Kata Bambang, tempat wisata yang sudah ditutup sementara di antaranya, Danau Biru, Pantai Tanjung Kait, Pantai Sangrila, Pantai Karang Serang, wisata Penangkaran Buaya, Situ Cilongok, Situ Wanakerta, Tebing Koja, kolam renang Cisereh, dan wisata Solear.

“Saya harap masyarakat untuk sementara tidak dulu berkunjung ke tempat-tempat keramaian, seperti mengunjungi tempat wisata. Mungkin nanti setelah virus corona sudah bisa dikendalikan, silakan kalau mau berkunjung,” pungkasnya.

Penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Satpol PP Kabupaten Tangerang Acepudin menyatakan, di tengah keinginan Pemkab Tangerang memaksimalkan PSBB, masih saja ada yang melanggar, seperti dilakukan pengelola beberapa obyek wisata di Kabupaten Tangerang, seperti Pantai Tanjung Kait di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk dan Pantai Karang Serang di Kecamatan Sukadiri.

“Setelah kami cek ke lapangan ternyata Pantai Tanjung Kait, Karang Serang pengunjungnya membludak tanpa menerapkan protokol kesehatan. Makanya kami tutup sementara,” kata Acepudin.

Menurut Acepudin, dasar pelaksanaan penutupan obyek wisata Pantai Tanjung Kait ini adalah Peraturan Bupati (Perbup) Tangerang Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB Dalam Percepatan Penanganan Covid-19.

Selain itu juga ada Surat Edaran Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Nomor 301/293-SPPP tanggal 23 Maret 2020 tentang Penutupan Sementara Kegiatan Operasional Industri Pariwisata Dalam Upaya Kewaspadaan Terhadap Infeksi Virus Corona.

Camat Mauk Arif Rahman Hakim menjelaskan, penutupan tempat wisata Pantai Tanjung Kait dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona, pengunjung ke lokasi tersebut juga membludak.

“Saya harap masyarakat bersabar dulu untuk tidak berwisata khususnya ke Tanjung Kait karena virus corona bisa mengancam siapa saja. Oleh karenanya, masyarakat bersabar untuk tetap di rumah dan ikuti aturan pemerintah,” ujar Arif.

Arif menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Muspika dan Camat Sukadiri terkait wilayah yang berbatasan dengan Sukadiri dan akan dibentuk 2 pos check point khusus/check point sementara/check point pembantu, yang bekerja sama dengan Polsek Mauk, Koramil Mauk, dan Satpol PP Kabupaten Tangerang.

Camat Sukadiri Yandri Permana menambahkan, salah satu tempat wisata yang ditutup Satpol PP Kabupaten Tangerang di wilayahnya adalah Pantai Karang Serang. Banyak pengunjung yang datang menikmati panorama pantai.

“Kami tutup dulu tempat wisata Pantai Karang Serang untuk memutus penyebaran virus corona,” ujar Yandri.

Ia berharap masyarakat untuk bersama-sama melawan virus corona dengan cara mematuhi penerapan PSBB di Kabupaten Tangerang. (rls/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *