oleh

Lagi-lagi, Usus Ayam Berformalin Ditemukan di Pasar Tangerang

Tangerang7.com, Tangerang – Petugas gabungan melakukan inspeksi dan pengawasan makanan untuk berbuka puasa atau takjil di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Sabtu (11/5/2019). Inspeksi di akhir pekan ini melibatkan Irjen Kemendag, Balai Besar POM Banten, Disperindag Provinsi Banten, dan Pemerintah Kota Tangerang.

Pemeriksaan pangan tersebut dipimpin Kepala Balai Besar POM di Serang Sukriadi Darma. Tampak mendampingi Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Dirut PD Pasar Kota Tangerang Titin Mulyani.

Petugas melakukan pemeriksaan kandungan pangan siap saji terhadap 20 sampel, dengan menggunakan alat tes cepat atau rapid test kit. Alhasil, ditemukan satu sampel mengandung bahan berbahaya berupa formalin. Pangan berformalin itu adalah usus ayam.

Sementara 19 sampel lainnya dinyatakan memenuhi syarat. Terdiri dari teri asin, cumi asin, kokang kaling, cincau, pacar cina, tahu putih kecil, tahu putih besar, tahu kuning, tahu goreng, kerupuk kuning, kerupuk merah, kikil, terasi, agar merah, agar hijau, rumput laut, bakso bangka, mi basah amau, dan otak-otak athien.

“Satu sampel tidak memenuhi syarat yaitu usus ayam, berdasarkan pemeriksaan mengandung formalin,” kata Sukriadi saat dikonfirmasi Tangerang7.com.

Ia mengatakan, semua produk tidak memenuhi syarat diamankan untuk dimusnahkan. Sementara pedagang diberikan peringatan agar tidak lagi menjajakan makanan mengandung bahan berbahaya. “Terhadap pedagang diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan,” tandas Sukriadi.

Kasus sama juga ditemukan petugas BPOM di Kabupaten Tangerang pada saat melakukan razia makanan di Pasar Cikupa dan Pasar Sentiong, Selasa (7/5/2019) lalu. Petugas mengambil sampel dan menguji sebanyak 34 sampel pangan.

Empat sampel di antaranya diduga mengandung bahan berbahaya. Yakni formalin pada usus ayam serta rhodamin B pada pacar cina dan terasi. (srh/srh)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya