oleh

Ketika Residivis Perampokan Beraksi di Dua Negara

Kendati pelaku sudah diketahui, namun MNFR dan MNI masih ditahan PDRM. Ternyata, kedua pelaku tidak merasa puas setelah merampok di Indonesia. MNFR dan MNI lagi-lagi melakukan aksi perampokan di SPBU Kuala Lumpur dan Selangor, Malaysia, Jumat (28/6/2019).

Atas informasi dari penyidik Polri, PDRM berhasil mengungkap perampokan di SPBU Kuala Lumpur dan Selangor itu. Keduanya pun ditangkap dan ditahan PDRM pada Selasa (2/7/2019).

BACA JUGA:  1 Korban Tewas di Kompleks Deplu Adam Malik Diduga Perampok

“Mengingat keduanya merupakan warga negara Malaysia dan juga melarikan diri ke negara asalnya, maka tentu berlaku ketentuan-ketentuan diplomatik. Ketentuan itu tentu harus dihormati sebagai bentuk penghargaan atas kedaulatan dan yurisdiksi suatu negara,” ujar Sabilul.

Di samping itu, MNFR dan MNI saat ini dihadapkan pada masalah hukum atas kasus perampokan di Malaysia. Maka, keduanya kini masih dalam penahanan PDRM. Ancaman hukuman keduanya atas kejahatan perampokan di Malaysia adalah 10 hingga 15 tahun penjara.

“Langkah hukum yang kami ambil selanjutnya saat ini masih dikoordinasikan dengan pihak berwenang di negara setempat,” pungkas Sabilul. (rls/t7)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya