oleh

Kerugian Materiel Akibat Banjir di Kota Tangerang Rp1,5 Triliun

Tangerang7.com, Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang mencatat, total kerugian materiel akibat banjir pada awal Januari 2020 mencapai Rp1,5 triliun.

Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah mengatakan, jumlah tersebut dihtung dari 59 kelurahan dengan 294 titik banjir.

“Kota Tangerang mengalami total kerugian hingga Rp1,5 triliun,” ujar Arief dalam keterangan tertulis.

Orang nomor satu di Kota Tangerang ini membeberkan data tersebut pada seminar bertajuk “Sinergi Stakeholder dalam Pengelolaan Banjir di Kawasan Jabodetabek” di Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).

Arief menyebut, selama 5 tahun terakhir, Pemerintah Kota Tangerang telah melakukan beberapa manajemen penanganan banjir. Salah satunya dengan sumur injeksi.

“Kita coba bangun sumur injeksi, sudah ada di sekolah dan jalan-jalan. Rencananya tahun ini akan kita bangun 4.000 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kota Tangerang,” kata dia.

Selain itu, pemerintah daerah setempat melakukan pembersihan embung dan situ, serta mengoptimalkan pompa-pompa air. Sistem drainase, biopori, hingga tandon juga telah dibangun.

Kendati demikian, bencana banjir di awal 2020, terjadi akibat hujan lebat. Sebelumnya, kata Arief, wilayah terkena dampak banjir di Kota Tangerang telah berkurang dari 33 titik menjadi 2 titik. Untuk itu, banjir awal tahun ini menjadi catatan tersendiri bagi Pemerintah Kota Tangerang.

“Ini menjadi catatan bukan hanya untuk kami, tapi juga masyarakat, akademisi, hingga stakeholder, untuk bagaimana kita bisa saling berkoordinasi dan bersinergisitas,” pungkas dia. (rls/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya