oleh

Kapolresta Tangerang Semprot Warganet, Ini Alasannya

Tangerang7.com, Tigaraksa – Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif menyemprot salah satu pengguna media sosial facebook, Chaidir Syahdi Sumanta. Pasalnya, akun itu mengunggah video Sabilul bersama Asep, juru parkir di Mapolda Banten, lalu menyunting dan menggabungkan dengan video calon presiden Prabowo Subianto yang menyebut gaji dokter di Indonesia lebih kecil dari tukang jaga parkir mobil.

Berdasarkan penelusuran Tangerang7.com, Chaidir Syahdi Sumanta mengunggah video tersebut sekitar 19 jam lalu. “Kalau nonton ini, mungkin benar kata Prabowo, lebih baik jadi tukang parkir daripada jadi dokter,” tulis akun itu.

Hingga pukul 20.00 WIB, unggahan tersebut mendapat respons 117 pengguna facebook, 24 komentar, dan 38 kali dibagikan. Selain video, Chaidir Syahdi Sumanta mengunggah gambar Prabowo yang disandingkan dengan Asep.

Salah satu yang menulis di kolom komentar yaitu Sabilul. Dia meminta pengunggah video tersebut untuk menghapus dan tidak memviralkan konten yang telah melalui proses penyuntingan itu. Sabilul menjelaskan, video dirinya bersama Asep itu sudah lama dan tidak ada kaitannya dengan arah politik apapun.

Selain di kolom komentar, Sabilul juga mengeposkan hasil tangkapan layar unggahan pengguna facebook Chaidir Syahdi Sumanta. Adapun kalimat sebagai keterangan unggahan di akun facebook milik Sabilul Alif dibuat sama dengan kalimat yang disampaikan di kolom komentar unggahan akun Chaidir Syahdi Sumanta.

Tangkapan layar unggahan Chaidir Syahdi Sumanta di facebook.

Berikut ini pernyataan lengkap Sabilul.

Mohon maaf. Saya Kombes Sabilul Alif merasa keberatan dengan postingan ini yang menyertakan video saya bersama saudara Asep. Perlu disampaikan, bahwa video saya dengan saudara Asep telah lama dibuat dan TIDAK ada kaitannya dengan arah politik apa pun. Video itu dibuat semata-mata menghargai saudara Asep tanpa tendensi apa pun.

Untuk itu saya meminta agar video saya yang telah mengalami proses penyuntingan itu diturunkan/dihapus karena saya khawatir dapat menimbulkan persepsi negatif baik bagi saya ataupun bagi institusi serta umumnya untuk stabilitas keamanan di Indonesia. Saya percaya pasti ada itikad baik dari pemilik akun dan/atau orang yang membuat dan mengunggah video ini. Untuk itu sesegera mungkin untuk mengklarifikasi, meminta maaf, dan menghapus video ini. Terima kasih.

Namun demikian, hingga pukul 20.00 WIB unggahan Chaidir Syahdi Sumanta belum hilang di dunia maya facebook. Untuk lebih detail unggahan tersebut silakan mengklik video di sini dan gambar di sini. (srh/srh)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *