oleh

Kapolresta Tangerang ke Calon Kades: Jangan Lakukan Pelanggaran

Tangerang7.com, Tigaraksa – Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi meminta seluruh calon kepala desa atau kades untuk tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun. Apabila terjadi pelanggaran, polisi akan bertindak.

Mantan Kapolresta Pontianak itu menyampaikan wanti-wanti demikian di hadapan ratusan calon kades saat Deklarasi Pilkades Damai di Gedung Serba Guna Pemkab Tangerang, Tigaraksa, Senin (11/11/2019).

Tampak hadir Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim, dan Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Parada Warta Nusantara Tampubolon.

“Apabila terjadi pelanggaran pidana, jika harus terpaksa maka pihak Polri wajib menindaklanjuti,” kata Ade.

Dia pun mengimbau calon kades untuk siap menerima konsekuensi pesta demokrasi. Maju dalam pilkades, kata dia, harus memiliki sikap siap kalah. Untuk itu, kandidat kades harus memberikan pemahaman kepada pendukung dan simpatisan mengenai sikap legawa bila kelak kalah dalam pemungutan suara.

Selain itu, Ade juga meminta para calon kades untuk melaporkan apabila terjadi permasalahan sekecil apa pun. Menurut dia, hal itu sebagai deteksi dini dan menghindari terjadinya konflik yang lebih luas.

Ade menjelaskan, di wilayah hukum Polresta Tangerang ada 92 desa di 19 kecamatan yang akan menggelar Pilkades Serentak 2019. Dari jumlah desa itu, ada 363 calon kades yang akan memperebutkan suara. “Jangan ada lagi calon kades yang tidak damai atau melakukan pelanggaran,” tandas dia.

Deklarasi Damai

Sebanyak 591 calon kades di Kabupaten Tangerang mendeklarasikan pilkades damai. Sebelum membacakan deklarasi damai, seluruh calon kades diberikan pembekalan wawasan kebangsaan. Deklarasi damai merupakan rangkaian pilkades serentak tahun 2019 di 153 desa di Kabupaten Tangerang.

“Calon kades harus siap bertanggung jawab dengan kondisi masyarakatnya, apabila ada yang melanggar hukum harus ditindak,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Dalam pilkades, lanjut dia, calon kades harus lebih mengutamakan politik santun dan meraih hati masyarakat dengan program-program pembangunan di desa. Sebab, maju atau mundur suatu desa akan ditentukan dalam pesta demokrasi.

Zaki menekankan, visi dan misi calon kades harus sejalan dengan pemerintah. “Calon kades yang saat ini mengikuti deklarasi harus dapat menciptakan rasa aman dan tenteram bagi masyarakatnya,” tandas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Adiyat Nuryasin menjelaskan, pemungutan suara Pilkades Serentak 2019 di Kabupaten Tangerang akan diselenggarakan pada 1 Desember mendatang. Adapun calon kades terdiri dari 563 orang laki-laki dan 28 orang perempuan.

Sekadar diketahui, Kabupaten Tangerang terbagi dalam tiga wilayah hukum, yakni Polresta Tangerang, Polres Tangsel, dan Polres Metro Tangerang Kota. Selain tiga polres, dalam pengamanan penyelenggaraan pilkades ini pemerintah daerah setempat berkoordinasi dengan Kodim 0510/Tigaraksa. (rls/odo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya