oleh

Kalah dari Persela, Pendekar Cisadane Tetap Dipuji

Tangerang7.com – Persita Tangerang boleh saja kalah melawan Persela Lamongan pada laga pertama Grup E Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (4/3/2019). Namun pelatih Widodo Cahyono Putro mengapresiasi permainan lapangan tim asuhannya.

Dalam pertandingan yang ditayangkan di Indosiar mulai pukul 15.30 WIB, Persita kalah 0-2 dari Persela. Meski secara hasil tidak memuaskan, dia memuji tim berjulukan Pendekar Cisadane tersebut karena melihat ada potensi yang bisa berkembang.

“Secara hasil memang kecewa. Tapi, melihat permainan di lapangan, saya apresiasi pemain. Mereka punya sejumlah peluang yang harusnya bisa berbuah gol,” kata Widodo seperti dikutip dari bola.com.

Mantan pelatih Bali United itu melihat permainan Egi Melgiansyah dkk. sudah apik karena persiapan yang dilakukan sangat mepet.

“Kami persiapan dua pekan. Tapi, intensif baru seminggu ini. Jadi, Persita memang masih dalam fase persiapan,” tegas Widodo.

Sama halnya Persela, Persita juga tidak didampingi pelatih kepala selama latihan. Baru sehari sebelum pertandingan, Widodo bisa gabung dengan tim, seusai kursus AFC Pro di Kusuma Agro Wisata, Kota Batu.

Tentang timnya yang belum bisa mencetak gol, Widodo mengakui pada pertandingan selanjutnya ia akan berusaha membuat lini depan lebih tajam lantaran dua striker, Aldi A Achya dan Qischin Gandrum Minny, sudah bergabung.

“Tanggal 7 Maret mereka sudah datang ke Malang. Jadi, masih ada potensi tim ini lebih baik di pertandingan selanjutnya,” imbuhnya.

Yang jelas, Widodo tak patah arang dengan kekalahan dari Persela. Pasalnya, secara materi pemain, mereka memang sudah kalah mengingat tidak ada pemain asing yang dimiliki.

Belum lagi target Persita di Piala Presiden 2019 hanya jadi ajang menyatukan tim untuk Liga 2. “Jadi target kami di Liga 2. Sekarang kami memaksimalkan persiapan di turnamen ini untuk menyatukan tim,” ucap Widodo.

Pada pertandingan tersebut, dua gol Persela Lamongan dicetak oleh Malik Risaldi pada menit ke-61 dan Kei Hirose (78′). Masalah di kaki kiper Persita Annas Fitranto, harus dibayar mahal. Di babak pertama Annas Fitrianto jadi penyelamat Persita tak kebobolan.

Tak sampai lima menit sejak Annas ditarik keluar di babak kedua setelah bertabrakan dengan salah satu pemain Persela, gawang yang ‘suci’ sepanjang babak pertama itu akhirnya ternoda.

Pada babak pertama, keperkasaan Annas di bawah mistar gawang Pendekar Cisadane berhasil membuat daya gedor Persela mati kutu, seperti dilansir Bpost Online dari Bolasport. Berbagai peluang emas milik Laskar Joko Tingkir berhasil dimentahkannya.

Keberadaan Annas di pos bertahan Persita berhasil membuat satu-satunya tim dari Liga 2 di Grup D itu berani tampil keluar dan membuat laga berjalan sama kuat. Pendekar Cisadane itu malah menjelma menjadi lawan yang merepotkan bagi Laskar Joko Tingkir.

Petaka itu datang setelah Malik Risaldi berhasil lolos dari jebakan offside dan berlari sendirian ke mulut gawang Persita.

Syaiful, kiper pengganti Annas tak mampu berbuat banyak ketika berhadapan satu lawan satu dengan penyerang kelahiran Surabaya, 22 tahun yang lalu itu. Malik berhasil mengelabui Syaiful sebelum menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.

Proses gol kedua Persela dari kaki Kei Hirose juga tak jauh berbeda. Pemain asal Jepang itu berhasil memanfaatkan kesalahan pemain belakang Persita, termasuk Syaiful sebelum melesakkan bola. (t7)

Susunan Pemain Kedua Tim

Persita Tangerang
Pelatih:
Widodo Cahyono Putro

23 Annas Fitranto; 30 Jeki Arisandi, 16 Muhamad Roby, 14 Rio Ramandika, 21 Amarzukih; 7 Ade Jantra Lukmana, 8 Egi Melgiansyah, 11 Muhammad Toha; 50 Chandra Waskito, 45 Ikhwan Azka Fauzi Wibowo, 9 Diego Banowo

Cadangan: 51 Syaiful, 3 Akbar Fajarudin, 15 Habibi, 78 Yus Arfandi, 27 Zikri Akbar, 17 Henry Rivaldi, 18 Muhamad Ripki Mantopani

Persela Lamongan
Pelatih:
Aji Santoso

33 Dwi Kuswanto; 28 Arif Satria, 30 Eky Taufik Febriyanto, 3 Jairo Rodrigues, 14 Ahmad Briul Walidain; 16 Achmad Subagja Baasith, 8 Kei Hirose, 10 Jose Augusto Sardon, 21 Jepri Kurniawan, 17 Malik Risaldi; 11 Washington Brandao

Cadangan: 22 Dian Agus Prasetyo, 2 Moch. Zaenuri, 4 Samsul Arifin, 81 Ghifari Vaiz Aditya, 13 Lucky Wahyu, 20 Riyatno Abiyoso, 18 Muhammad Hambali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya