oleh

Juli 2021 Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang

Tangerang7.com, Tigaraksa – Pemerintah Kabupaten Tangerang pada tahun 2021 akan menggelar pesta demokrasi di tingkat desa. Tahun ini akan diadakan pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak di 77 desa dan 6 desa pemilihan Kepala Desa Penggantian Antar Waktu (PAW) yang tersebar di 26 kecamatan.

Adapun jadwal medical check up (MCU) bagi bakal calon (Balon) Kepala Desa di 26 kecamatan dilaksanakan pada 29 sampai 31 Maret 2021 di RSUD Balaraja, RSUD Tangerang dan RSUD Pakuhaji.

MCU harus bebas dari narkoba, Balon Kepala Desa juga harus menjalani swab antigen untuk mencegah penularan covid-19 dan memberi rasa aman bagi pemilih.

Hal tersebut dikatakan Kabid Pelayanan RSUD Balaraja dr Budiyanto, Senin (29/03/21).

“Sebagai rujukan panitia Pilkades, keterangan kesehatan dari dokter rumah sakit, maka ada keterangan memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat dari dokter” jelasnya.

Sementara itu, ditempat berbeda Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang H Dadan Gandana, S. STP, M.Si mengungkapkan, Pilkades serentak ini akan di gelar pada bulan Juli 2021.

Dengan tahapan yang terdiri dari persiapan persyaratan bakal calon, diantaranya pemeriksaan kesehatan di RSUD yang telah ditetapkan. Selanjutnya dilanjutkan dengan pembentukan panitia dan usulan rencana biaya serta tahapan pendaftaran.

Di awal, tahap penelitian kelengkapan persyaratan administratif dan tes tertulis kompetensi dasar sehingga nanti akan dihasilkan bakal calon yang ditetapkan.

Setelah penetapan bakal calon kemudian dilanjutkan dengan proses pendaftaran pemilih, baik pemutakhiran data maupun penetapan data sampai dengan penetapan data pemilih tetap.

Kemudian dilaksanakan kampanye selama 3 hari dan selanjutnya hari tenang selama 3 hari. Terakhir hari pemungutan suara, Setelah pemungutan suara dilanjutkan dengan pelantikan atau pengesahan kades terpilih oleh Bupati.

Dadan menyebut, hal ini sesuai dengan Perbup Pilkades disesuaikan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 72 Tahun 2020, terkait pelaksanaan Pilkades dengan situasi pandemik.

“Pada masa pandemik adanya pembatasan jumlah hak pilih dalam 1 TPS, Sebelumnya hak pilih ada 1.500 s/d 2.500 di tahun ini hanya dibatasi maksimal 500 hak pilih saja” Ucap H. Dadan Saat di wawancarai oleh tim peliput Diskominfo Kabupaten Tangerang.

Kemudian setiap pelaksanaan kegiatan oleh panitia, BPD atau calon harus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) covid-19 sesuai dengan kondisi dan situasi masing masing wilayah.

“Harapan kami untuk pelaksanaan Pilkades serentak atau Pilkades Antar Waktu yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tangerang akan menciptakan pilkades yg aman, sehat, dan berkualitas” pungkasnya. (rls/t7)

 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya