oleh

Jika Cetak Sendiri Blangko e-KTP, Pemkot Tangsel Butuh Rp3 Miliar

Tangerang7.com, Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat tentang pengadaan blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP di tiap daerah.

Hal itu mengingat ada tujuh kecamatan di wilayah Tangerang Selatan tidak memiliki stok blangko e-KTP. Kondisi tersebut terjadi pada Pemilu 2019 lalu.

Sehingga, pemohonan e-KTP baru maupun perbaikan selama itu hanya diberikan surat keterangan atau suket sebagai pengganti sementara identitas.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan pun berharap bisa mengadakan sendiri blangko e-KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang Selatan Dedi Budiawan mengatakan, jika diberikan kewenangan dari pemerintah pusat, pengadaan blangko e-KTP untuk masyarakat Tangerang Selatan mencapai Rp3 miliar.

“Jika pemerintah pusat mengizinkan pengadaan blangko KTP elektronik dilakukan di masing-masing daerah, untuk Tangsel hanya perlu Rp3 miliar,” ujar Dedi sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Selasa (29/10/2019).

Total anggaran tersebut akan digunakan untuk mencetak e-KTP seharga Rp10 ribu per keping bagi 300 ribu masyarakat dari tujuh kecamatan di Tangerang Selatan.

“Membutuhkan 300 ribu keping KTP elektronik per tahun. Dengan harga Rp10 ribu per keping, maka dibutuhkan Rp3 miliar,” ujar Dedi.

Sampai saat ini, pengadaan blangko e-KTP sendiri di tiap daerah masih diupayakan. Pasalnya, berdasarkan Undang-Undang Administrasi Kependudukan, pengadaan blangko e-KTP harus dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Aturannya seperti itu, makanya kalau mau dialihkan ke daerah, Undang-Undang Adminduk-nya harus direvisi,” tandas Dedi. (t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya