oleh

Jadi Percontohan Nasional, Kapolri Idham Aziz Launching Kampung Jawara Tangsel

Tangerang7.com, Serpong Utara – Kapolri Jenderal Pol Idham Azis secara daring melaunching Kampung Jawara Tangsel yang bertempat di RW 04 Marga Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kamis (9/7/2020).

Peresmian ini tandai dengan penandatangan prasasti kampung jawara oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana bersama Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono dan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany.

Kampung jawara Tangsel menjadi percontohan nasional berkat fasilitas yang dimilikinya. Baik fasilitas kesehatan, pendidikan, keamanan, perekonomian serta kelompok masyarakatnya yang kompak.

Penilaian ini dilakukan oleh Mabes Polri sebagai rujukan pada setiap provinsi atau Polda yang ada.

“Untuk Kampung Jawara Tangsel ini merupakan salah satu kampung yang ditunjuk oleh Mabes Polri mewakili Polda-Polda yang lain sebagai percontohan yang nanti akan diikuti oleh Polda yang lain,” terang Nana Sudjana.

Menurutnya, kampung jawara membuat lingkungan menjadi lebih baik. Mulai dari kebiasaan maupun budaya, sehingga menjadikan masyarakat menjadi tangguh dalam melawan pandemi covid-19.

“Kita ingin zona merah menjadi orange, yang orange menjadi kuning dan yang kuning bisa menjadi hijau. Sedangkan yang hijau tetap harus dipertahankan. Khususnya dalam penanganan covid-19,” tuturnya.

Ia berharap setiap kampung jawara ada struktur organisasinya. Yaitu ada ketua dan wakil ketua serta seksi-seksi lain dengan pihak-pihak terkait di dalamnya seperti lurah, Babinsa dan Bhabinkantibmas serta masyarakat.

“Adanya kampung jawara ini masyarakat bisa menjadi sehat, tangguh dan mampu mencegah jangan sampai kampung tersebut terkena wabah covid,” katanya.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany memberikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang telah mendukung dan mensukseskan berdirinya kampung jawara di Tangsel.

Sebagai langkah untuk mempercepat penanganan covid-19, sebanyak tujuh kampung jawara yang ada pada setiap kecamatan telah terbentuk. Semuanya berkat kerjasama baik dengan masyarakat serta TNI dan Polri.

“Terima kasih atas dukungan Kapolres, Dandim dan Kapolsek. Kedepan akan mulai aktivasi gugus tugas di tingkat RW. Sebelumnya melakukan cek point, tapi saat ini lebih kepada bagaimana semua aspek dapat berkembang, mulai dari ketahanan pangan, kesehatan, keamanan, dan lainnya,” ungkap Airin.

Sementara Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono dalam sambutannya menjelaskan, ketahanan pangan di bawah PBB telah merilis bahwa ada bahaya kelaparan di seluruh negara setelah pandemi covid ini.

Bahkan dipertegas lagi berdasarkan laporan dari BMKG, kemarau tahun ini akan lebih panjang dari biasanya. Contoh, beberapa negara seperti Vietnam dan Thailand yang biasa mengekspor beras ke Indonesia saat ini sudah dihentikan. Oleh sebab itu, pemerintah membuat ketahanan pangan sebagai langkah antisipasi hal tersebut.

“Di Tangsel hampir tidak ada untuk ketahanan pangan, karena tidak ada sawah. Maka, dengan adanya kampung jawara ini sangat baik untuk membuat tanaman hidroponik dan lain-lain. Skala kecil saja tidak usah muluk-muluk, kuncinya bagi lahan terbatas kita harus punya inovasi mulai dari jenis tanaman dan pupuknya,” tegasnya. (rls/mad/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya