oleh

Isi Ponpes Ludes Terbakar, Santri Dambakan Kitab Kuning

MEKAR BARU – Pasca kebakaran di Pondok Pesantren Riyadul Ibtida, Desa Mekar Baru, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, Jumat (15/11/2018) lalu, puluhan santri belajar di tenda. Lantaran kebakaran hebat menghanguskan seluruh bangunan pesantren salafi di Kampung Sura tersebut. 20 lokal rata dengan tanah.

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tangerang sejak peristiwa berjibaku membantu para santri. Tagana pun memutuskan untuk mendirikan tenda darurat. Berdasarkan informasi yang diperoleh, ada sebanyak 95 santri di pondok pesantren pimpinan KH Ahmad Rifai itu, termasuk 45 santriwati. Mulai dari usia 11 – 35 tahun.

“Para santri harus kehilangan tempat belajar ngaji dan mondok. Selain 20 lokal mondok, satu unit rumah juga terbakar. Tidak ada yang tersisa, meski demikian tidak ada korban jiwa,” ujar Ketua Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Ahmad Hidayat kepada Tangerang7.com, Senin (19/11/2018).

Adapun kebutuhan mendesak di sana seperti peralatan salat dan busana muslimah. Selain itu, pihak pondok pesantren sangat membutuhkan kitab kuning. Ada beberapa kitab kuning yang paling dibutuhkan, di antaranya Tafsir Showi, Fathul Qorib, dan Matnul Bina.

Dayat mengajak masyarakat yang tergerak hatinya untuk mengirimkan bantuan ke Pondok Pesantren Riyadul Ibtida. Begitu banyak kebutuhan para santri di sana. Guna memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran, dapat menghubungi Ahmad Rifai melalui sambungan seluler 085811218424.

“Ada banyak yang dibutuhkan, begitu juga kitab kuning. Peribahasanya, kalau baju dan bahan makanan mudah didapatkan, tetapi kalau kitab kuning agak sulit,” pungkas Dayat. (srh/srh)

 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya