oleh

Ini Nama Samaran dan Modus 4 PSK Waria di Apartemen Modernland

Tangerang7.com, Tangerang – Apartemen Modernland tak luput dari sasaran petugas saat menggelar razia prostitusi di Kota Tangerang. Gedung di Jalan Hartono Raya, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang ini dirazia Satpol PP Kota Tangerang pada Kamis (16/5/2019) malam.

Petugas menemukan pekerja seks komersial atau PSK tengah menunggu pria hidung belang di lantai 7 gedung hijau. Sebanyak empat orang tertangkap di kamar GE 07 EF. Ironinya, ke empat PSK ini bukan wanita tulen, melainkan wanita pria alias waria.

Dalam menjajakan diri, para waria tersebut memanfaatkan jejaring sosial. Di akun aplikasi MiChat, waria-waria ini menggunakan nama samaran dan foto perempuan. Sehingga, kaum adam pun terpesona.

Empat PSK tersebut adalah Debi Fauzi alias Peby (30), Mei Nanda alias Nanda alias Angel alias Cici Moli (25), Muhammad Aldi alias Jessica (27), dan Made Mulyana alias Made (36). Kamar GE 07 EF tower hijau diketahui milik Mei Nanda alias Cici Moli.

Kabid Tibumtram Satpol PP Kota Tangerang Ghufron Falfeli mengatakan, praktik pelacuran di Apartemen Modernland merupakan prostitusi online. Pasalnya, penawaran prostitusi dilakukan dengan aplikasi MiChat. Pada profil akun media sosial itu dipasang gambar perempuan seksi dan tarif kencan Rp 400 ribu per 1 jam sampai dengan Rp 800 ribu per 3 jam.

“Saat dilakukan transaksi secara langsung oleh agen di kamar tersebut ternyata aslinya waria, bukan perempuan seperti yang digunakan foto pada aplikasi unduh. Sedangkan para waria itu meyakinkan tamunya dengan mengirimkan foto perempuan seksi,” jelas Ghufron, Jumat (17/5/2019).

Saat berada di dalam kamar, PSK waria meminta uang pemesanan secara langsung. Lalu, tamu memberikan secara tunai Rp 400 ribu. Jika lelaki hidung belang menyoal jenis kelamin si PSK, waria tersebut terus mengelak dan tidak terima disebut sebagai waria.

“Ketika ingin dibatalkan karena tidak sesuai dengan penawaran di aplikasi unduh, waria itu mengotot tidak ingin mengembalikan uangnya yang sudah diberikan dan waria tersebut mengancam kepada agen,” ujar Ghufron.

Pada malam itu, sebelum memberikan layanan hubungan seksual, Jessica mendapat informasi dari Peby perihal kedatangan seorang tamu. Keduanya komunikasi melalui aplikasi pesan instan WhatsApp. Kemudian, Jessica melayani sang tamu di kamar apartemen milik Cici Moli.

“Ketika ingin diselidiki di MiChat, aplikasi tersebut telah dihapus oleh pemilik HP (hand phone) atas nama Peby. Bertujuan untuk menghilangkan bukti prostitusi online,” pungkas Ghufron.

Selain empat waria, petugas mengamankan barang bukti berupa satu pak kondom merek Sutera dan beberapa lembar tisu habis pakai. (srh/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya