oleh

Hendak Ditilang Polisi, Pria Bertato Teriak Mengaku Kelompok Teroris

Tangerang7.com, Serpong – Seorang pengendara sepeda motor atau bikers bertingkah saat melintas di perempatan German Centre, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (14/3/2019). Mengendarai motor Yamaha Mio tanpa mengenakan helm, bikers laki-laki itu berteriak mengaku bagian dari kelompok teroris saat hendak diberhentikan polisi lalu lintas.

“Saya ini teroris. Saya teroris yang kelompok ngebom Sarinah (Jakarta), anak buah Amrozi,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho menirukan ucapan bikers tersebut.

Namun ternyata, ancaman tak membuat nyali Brigadir Gatot Tri Prasetyo menjadi ciut. Personel Satlantas Polres Tangsel ini justru melakukan pengejaran terhadap sang bikers yang terus melaju agar lolos dari penilangan. Terlebih karena selain tidak pakai helm, motor pria bertato itu tidak dilengkapi pelat nomor.

Gatot pun berhasil mencegat bikers tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan, ternyata ia tidak memiliki identitas apapun. SIM dan STNK juga tidak dapat ditunjukkan kepada polisi. Adapun pelat nomor di bagian depan adalah B 3316 NZB.

Selain ditilang, kata Alex, pengendara Yamaha Mio berwarna hitam putih tersebut dibawa ke Mapolres Tangsel guna penyelidikan lebih lanjut. Polisi akan melakukan pengusutan asal-usul motor itu.

“Terduga pelanggar lalu lintas yang bertingkah laku seperti orang dengan gangguan jiwa itu diamankan di Polres Tangsel. Rencana tindak lanjut adalah menelusuri identitas dan melakukan pemeriksaan kejiwaan yang bersangkutan,” tandas Alex. (t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya