oleh

Hattrick PBB dan BPHTB Kabupaten Tangerang di Atas Rp1 Triliun

“Alhamdulillah hattrick (tiga kali berturut-turut) penerimaan PBB dan BPHTB tembus di atas Rp1 triliun, 2017 sampai 2019″

Tangerang7.com, Tigaraksa – Salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang adalah pajak bumi dan bangunan perkotaan dan perdesaan (PBB-P2) serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan perkotaan dan perdesaan (BPHTB-P2).

Kedua sektor pajak tersebut merupakan penyumbang PAD terbesar di kabupaten berjuluk kota seribu industri itu. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang mencatat, realisasi PBB-P2 dan BPHTB-P2 pada tahun ini melampaui target.

Tak tanggung-tanggung, kelebihan di sektor PBB mencapai Rp75 miliar dan pada sektor BPHTB sebesar Rp12 miliar. Hingga 13 Desember 2019, PBB Kabupaten Tangerang terealisasi Rp455,687 miliar dan BPHTB sebesar Rp762,015 miliar.

“Alhamdulillah saat ini sudah melampaui target. Target di tahun 2019 adalah PBB Rp380 miliar dan BPHTB Rp750 miliar,” kata Kepala Bidang PBB dan BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang Dwi Chandra Budiman melalui pesan WhatsApp, Sabtu (14/12/2019).

Menurut pria berkaca mata itu, capaian tersebut tidak terlepas dari kesadaran dan ketaatan masyarakat selaku wajib pajak dalam menunaikan kewajiban yakni membayar pajak. Dia menyebutkan, selama tiga tahun terakhir PAD dari sektor PBB dan BPHTB lebih dari Rp1 triliun.

“Alhamdulillah hattrick (tiga kali berturut-turut) penerimaan PBB dan BPHTB tembus di atas Rp1 triliun, 2017 sampai 2019. Ini demi masyarakat Kabupaten Tangerang semakin gemilang,” ujar Dwi.

Dia mengatakan, Bapenda Kabupaten Tangerang terus berinovasi dalam pelayanan, termasuk mempermudah masyarakat membayar pajak.

Bayar PBB Lewat e-Commerce
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama Forkopimda Kabupaten Tangerang dan tim dari Bank BJB menekan tombol pertanda peluncuran program pembayaran PBB-P2 melalui e-commerce, Sabtu (17/8/2019).

Pada 17 Agustus 2019 lalu, Pemerintah Kabupaten Tangerang meluncurkan metode pembayaran PBB-P2 melalui aplikasi perdagangan elektronik (e-commerce). Pembayaran PBB bisa melalui Tokopedia dan Bukalapak. Peluncuran aplikasi itu dilakukan bertepatan dengan Upacara HUT RI ke-74 di Lapangan Maulana Yudha Negara, Tigaraksa.

Namun demikian, pembayaran PBB lewat e-commerce hanya salah satu alternatif dari upaya memudahkan wajib pajak. Adapun pola lain pembayaran pajak tetap berjalan, seperti melalui Bank BJB, UPT Pajak Daerah, Alfamart, Indomaret, Kantor Pos, serta PBB Keliling.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, di era digitalisasi dan menghadapi tantangan industrialisasi 4.0, platform e-commerce dimanfaatkan sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini selaras dengan tema HUT RI tahun ini yaitu SDM Unggul Indonesia Maju. Semoga pemanfaatan teknologi informasi juga menciptakan SDM yang unggul. Hari ini, kemudahan pelayanan membayar pajak ada dalam genggaman,” ujar Zaki. (srh/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya