oleh

Harkopda Tangsel Targetkan Raup Rp 5 Miliar

Tangerang7.com, Pamulang – Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop dan UKM) Kota Tangsel bakal menggelar peringatan Hari Koperasi Daerah (Harkopda) ke-72 di Pamulang, pada 5-8 September 2019.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Dahlia Nadaek mengatakan, dari rangkaian acara selama empat hari ini, pihaknya berharap ada perputaran uang yang cukup signifikan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pihaknya menargetkan sekitar Rp 5 miliar untuk tahun ini. Artinya, dalam sehari transaksinya harus sekitar Rp 1 miliar.

Dahlia memaparkan hal di hadapan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Kepala Dekopinda Dudung E Diredja di Balaikota Tangsel. Dengan target perputaran uang yang cukup besar ini, Dahlia menegaskan jika kelak selain ribuan peserta yang diharapkan berbondong-bondong setiap harinya, stan yang diisi pelaku UKM pun akan disulap semenarik mungkin.

Begitu juga rangkaian kegiatan selama even berlangsung. Keterlibatan seluruh koperasi dan adanya stan-stan yang diisi sangat diharapkan bisa menggerakkan omset dari kegiatan tersebut.

“Untuk evennya cukup banyak. Ada parade marching band yang dihadiri seluruh SD dan SMP se-Kota Tangsel. Ada juga seminar kewirausahaan, sharing komunitas, pasar murah, cek kesehatan gratis, tablig akbar, donor darah, pembuatan SIM,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Kemudian, di hari kedua ada fun aerobik, final duta koperasi, pentas seni marawis, dongeng anak, lomba mewarnai untuk anak-anak serta talkshow serta cerdas cermat.

“Pada penutupan, ada guest start serta akan dihadiri menteri dan gubernur Banten,” jelas Dahlia.
Dari serangkaian kegiatan itu, pengisi acara yang diundang juga diharapkan mampu menarik animo masyarakat. Salah satunya CEO Buka Lapak Ahmad Zaky serta Ustadz Al Habsy sebagai penceramah.

Dikatakan Dahlia, acara ini juga akan menghadirkan fashion show pelaku UMKM yang sudah dilatih Dinas koperasi. Ada 80 tim yang sudah menyatakan siap bersaing.

Jika satu tim terdiri dari 20-30 orang, maka ada ribuan orang terlibat dalam ajang ini.

“Jadi nanti, ada juga creative fashion carnaval UMKM. Baju-baju yang dipakai mereka ini adalah hasil karya yang kami latih ke mereka,” jelas Dahlia.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kota Tangsel Dudung E Diredja menegaskan, dalam setiap kegiatan program Dekopinda, harus ada hasil yang dicapai. Ada indikator keberhasilan panitia.

“Tahun lalu, ada transaksi Rp 5,2 miliar. Tahun ini juga sama ada targetanya juga. Harus di atasnya, sekitar Rp 5,4 miliar atau Rp 5,6 miliar,” jelas dudung.

Selain indikator tersebut, pada Harkopda tahun ini akan terasa lebih meriah lagi, yaitu karnaval.

“Kita ingin karnaval di Kota Tangsel. Kita sudah mengikuti karnaval tingkat nasional, jadi kita tahu seperti apa. Karena keterlibatan tidak hanya program koperasi, tapi juga ada program budayanya. Pakaian atau fashionnya juga ikut. Jadi kegiatan Dekopinda harus menghasilkan efek positif bagi komunitas yang lain,” tandasnya.

Memeriahkan Harkopda ini, pihaknya juga mengundang Pemprov Banten. “Jadi kegiatan ini wujud kerja sama Dekopinda dengan pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM,” tutupnya.

Sementara, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany berpesan agar dapat bersepakat dengan hasil rapat yang telah dilaksanakan.

“Semakin banyak pelaku UKM, maka semakin banyak perputaran uang. Saya harap ini dapat menjadi ajang memasarkan produk untuk kesejahteraan UKM. Saya juga akan meminta agar bank turut ikut serta dalam mensosialisasikan KUR,” ungkapnya. (fdy/rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya