oleh

Harga Bahan Pokok Mahal, Pemkot Tangsel Perbanyak TTI Center

Tangerang7.com, Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan bazar, Rabu (15/5/2019). Bertempat di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kota Tangsel, sejumlah bahan pokok dijual murah. Bazar ini dalam rangka menyambut Idulfitri 1440 Hijriah.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, harga bahan pokok menjelang hari raya kerap mengalami kenaikan. Hal itu karena biaya jasa angkutan terlalu mahal. Guna mengantisipasi lonjakan harga terus menerus, pemerintah daerah setempat berencana menambah jumlah Toko Tani Indonesia (TTI) Center.

“Produk mahal biasanya karena jalan-jalan dulu. Kami ingin memperpendek jalur birokrasi dari produk tersebut, sehingga harganya pun terjangkau,” ujar Airin dalam keterangan tertulis.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kota Tangsel Nur Selamat menyebutkan, bahan pokok yang dijual di antaranya beras, daging, dan sayur-mayur. Nilai transaksi sudah mencapai Rp 60 juta dari 36 peserta.

Bazar tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan tiap tahun melalui jejaring keamanan
pangan. Selain itu, sebagai cikal bakal terbentuknya TTI Center di Tangsel.

“Tangsel tahun depan ada dua strategis kegiatan, yakni TTI Center dan lab mini. Kita sudah punya 51 TTI Center di kecamatan dan kelurahan, insyaallah akan dibuat kajiannya, berapa kebutuhannya dan berapa yang bisa diserap pasar oleh TTI Center, baik beras, telur dan lainnya yang sudah dikerjasamakan oleh Pemkot Tangsel dengan wilayah lain,” kata Selamat.

Ia mengaku sudah berkeliling ke sumber produksi bahan pokok, seperti beras di Mauk dan Pandeglang, bawang di Brebes dan Cirebon, telur di Blitar dan Palembang, serta sayur-mayur di Pangalengan.

Setelah disurvei di lapangan, ongkos produksi bawang Rp 9.200 dan dijual Rp 13 ribu, di stasiun food DKI dijual Rp 15 ribu, dan pasar menjual Rp 24 ribu.

“Ini terlihat ada jasa-jasa lain di perjalanan yang begitu mahal hingga sampai di sini (Tangsel). Ke depannya untuk menekan itu akan membuat TTI Center dan membuat agen, sehingga teman-teman bisa belajar melalui TTI ini,” ujar Selamat.

Ia mengatakan, TTI hadir di berbagai tempat untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau dan berkualitas. TTI bisa menjual dengan harga murah dan berkualitas, karena produknya didatangkan langsung oleh Gabungan Kelompok Tani.

“Kami potong mata rantai distribusi pangan yang terlalu panjang, sehingga harganya bisa lebih murah,” pungkas Selamat. (rls/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya