oleh

Gencar Bangun Sanitren, Zaki Raih Award Goverment Sindo Weekly

Tangerang7.com, Tigaraksa – Majalah SINDO Weekly (MNC Group) memberikan penghargaan kepada 29 kepala daerah yang dinilai berhasil melakukan berbagai inovasi dalam pengelolaan pembangunan di daerah masing-masing. Malam Apresiasi Goverment Award 2019 ini digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Motivasi pemberian penghargaan ini didasarkan atas prestasi yang telah ditorehkan pemerintah daerah, termasuk kepala daerah. Kabupaten Tangerang di bawah kepemimpinan Ahmed Zaki Iskandar mendapat penghargaan kategori kesehatan. Di mana, Zaki belakangan ini gencar membangun sanitasi pondok pesantren (Sanitren).

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. Pada kesempatan itu, Eko mengatakan, peningkatan kualitas masyarakat perdesaan salah satunya dapat diukur dari tingkat kesehatan dan akses sanitasi di lingkungan. Sementara tingkat kesehatan masyarakat amat ditentukan oleh perilaku atau kebiasaan sehari-sehari.

“Sangat bagus dan inspiratif, membangun akses sanitasi di setiap pesantren yang ada di desa-desa. Mereka butuh sarana itu,” ujar Eko dalam keterangan tertulis, Rabu (1/5/2019).

Sementara itu, Zaki mengatakan, melalui pembangunan fasilitas sanitasi yang memadai di pesantren, masyarakat Kabupaten Tangerang dapat diarahkan untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Program Sanitren ini sendiri telah mendapat apresiasi sebanyak tiga kali, termasuk Award Goverment Sindo Weekly 2019.

“Alhamdulillah program Sanitren diapresiasi. Di tahun ini kita tingkatkan kembali pembangunan Sanitren,” ucap Zaki.

Ia menegaskan, tujuan utama pembangunan Sanitren bukan untuk meraih penghargaan namun memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga dapat dirasakan pola hidup bersih dan sehat. Terlebih di pesantren salafi yang selama ini belum memiliki akses sanitasi dengan baik.

“Tujuan Sanitren untuk meningkatkan kualitas pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat, khususnya kepada para santri yang menimba ilmu agama,” pungkas Zaki. (rls/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya