oleh

Gegara Ulah Suporter, Persita Didenda Rp160 Juta

Tangerang7.com, Kelapa Dua – Perjuangan Persita Tangerang pada kompetisi Liga 2 2019 memang membuahkan hasil. Tim berjuluk Pendekar Cisadane ini sukses menembus partai final Liga 2 2019.

Hanya saja, Persita gagal menyabet gelar juara Liga 2 2019, karena takluk dari Persik Kediri pada partai final. Meski demikian, Persita berhasil meraih tiket ke kasta teratas sepak bola Indonesia, Liga 1 2020.

Tetapi, di balik prestasi membanggakan tersebut, tim asuhan Widodo Cahyono Putro itu harus membayar denda hingga ratusan juta rupiah sepanjang musim Liga 2 2019.

Dikutip dari akun Instagram Persita @persita.official, Selasa (24/12/2019), manajemen tim sepak bola kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang ini telah membayar denda total Rp180 juta.

Adapun denda paling besar gegara ulah suporter, yakni mencapai Rp160 juta. Sementara Rp20 juta merupakan akumulasi denda kartu kuning dan kartu merah.

“Sebanyak Rp 160 juta dari total tersebut, dibayarkan untuk denda atas aksi supporter yang kurang terpuji,” tulis akun tersebut.

Aksi suporter yang kurang terpuji itu seperti menyalakan flare, menyalakan smoke bomb, melempar botol, dan memasuki area lapangan pertandingan.

Kendati demikian, manajemen Persita tidak lantas meluapkan kekecewaan terhadap suporter. Justru, suporter diajak untuk menjadikan hal tersebut sebagai pembelajaran yang baik untuk kompetisi sepak bola musim 2020.

“Jadilah supporter yang bertanggung jawab, teladan dan selalu mendukung tim kebanggaan kita, Persita Tangerang, dengan cara yang baik dan sportif”.

“Tunjukkan bahwa supporter Persita Tangerang bisa jadi contoh yang baik untuk supporter lainnya di Liga 1 musim depan,” tulis akun @persita.official. (t7)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya