oleh

F-PG DPRD Kabupaten Tangerang Apresiasi Kebijakan Bupati Tangani Covid-19

Tangerang7.com, Tigaraksa – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menangani kasus covid-19 di Kabupaten Tangerang diapresiasi. Mulai makin menurunnya angka positif atau kematian dan makin meningkatnya angka kesembuhan hingga mendahulukan dibukanya masjid/musala dan tempat ibadah lainnya daripada mal atau pusat belanja.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud mengatakan, pihaknya mengapresiasi kebijakan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Sehingga pasien positif dan meninggal sudah menurun.

“Melihat data covid-19 yang terus melandai, Pak Bupati membuat kebijakan dengan membuka tempat-tempat ibadah.
Pembukaan tempat ibadah menjadi obat hati yang ampuh bagi umat beragama,” kata Amud, dalam keterangan persnya, Senin malam (1/6/2020).

Kata Amud, masyarakat sudah rindu untuk melaksanakan salat berjamaah di masjid/musala. “Langkah yang diambil Pak Bupati dengan membuka masjid atau musala sudah sangat tepat,” kata anggota DPRD dapil Kecamatan Rajeg, Pasar Kemis, dan Sindang Jaya ini.

Ia mengatakan, meski Pemkab Tangerang telah membuka tempat ibadah, masyarakat diharapkan tetap mengikuti protokol kesehatan penanganan covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah. “Jangan sampai masyarakat abai terhadap protap kesehatan. Kita harus bersama-sama menciptakan Kabupaten Tangerang bebas covid-19,” kata mantan jurnalis ini.

Disinggung mengenai belum dibukanya pusat-pusat perekonomian, seperti mal, menurut Amud, pembukaan pusat-pusat ekonomi itu harus melalui kajian dan analisa yang matang. Sehingga, tidak mengakibatkan naiknya angka positif covid-19. Karena mal merupakan tempat usaha yang mengundang banyak orang. Mereka bisa berlama-lama di mal. Akibatnya potensi penyebaran covid-19 cukup besar. “Pemerintah daerah sudah mengkaji hal ini, bahwa pembukaan mal akan melihat situasi dan tren dari penyebaran covid-19 di Kabupaten Tangerang. Meskipun trennya menurun, kita tetap harus waspada,” paparnya.

BACA JUGA:  Mau Tahu Update Covid-19 di Tangsel? Inilah Data Per 22 Maret

Kata Amud, Tangerang sebagai penyangga DKI Jakarta, tentu harus juga melihat perkembangan di Jakarta serta melihat kebijakan Gubernur DKI Jakarta terhadap dunia usaha. Karena Tangerang dan DKI Jakarta sangat dekat. Banyak orang yang tinggal di Tangerang kerjanya di Jakarta, begitu juga sebaliknya.

“Kalau mal di Jakarta belum buka, sebaiknya mal di Tangerang raya juga jangan dibuka dulu. Kalau mal di Tangerang dibuka duluan, khawatir ada pengunjung dari luar Tangerang yang tidak terdeteksi terpapar covid-19 masuk ke mal yang ada di Tangerang. Bisa membahayakan semuanya,” jelasnya.

Ia memahami, Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat berhati-hati dalam membuat kebijakan di tengah pandemi ini. Terlebih ini menyangkut nyawa manusia. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas bagi Pemkab Tangerang. “Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi langkah Pak Bupati Tangerang dalam penanganan covid-19 ini,” tandasnya.

Untuk sektor ekonomi, anggota Komisi IV ini yakin jika Pemkab Tangerang juga sudah mempersiapkan langkah-langkah agar geliat ekonomi juga tumbuh seperti semula. “Tentunya harus dilakukan secara bertahap. Semua butuh proses, langkah ke arah New Normal sedang dipersiapkan. Yang penting kita semua harus disiplin, mengikuti protokol kesehatan penanganan covid-19.” pungkas Amud. (did/t7/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya