oleh

Efek Nonton Film Biru, Marbut Setubuhi Siswi SD

Tangerang7.com, Serpong – Polisi menangkap marbut berinisial AZ (17) di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Ia diduga melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Korbannya yakni HNF, bocah yang masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah dasar.

Pengungkapan kasus tersebut setelah polisi menerima laporan dari ayah korban, MNS (60). Usai melakukan serangkaian penyelidikan, polisi menangkap AZ tanpa perlawanan. Barang bukti yang diamankan terdiri dari sebuah celana dalam, sebuah kaus lengan panjang, dan sebuah celana panjang.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengatakan, korban tidak terlalu kenal dengan pelaku. HNF mengenal AZ sebagai sesama penuntut ilmu agama di salah satu musala Kelurahan Cempaka Putih. AZ mengaku memerkosa HNF lantaran terpengaruh film biru.

“Tersangka melakukan tindak pidana kesusilaan karena terdorong keinginan seksual setelah melihat film yang berkonten asusila di HP milik temannya,” ujar Ferdy dalam konferensi pers di Mapolres Tangsel, Serpong, Senin (4/3/2019).

Kasus pemerkosaan itu berawal saat HNF pulang mengaji di musala dekat rumah, Minggu (17/1/2019) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat dalam perjalanan, ia dipanggil oleh AZ dari dalam sebuah kontrakan kosong. HNF pun masuk ke dalam kontrakan tersebut.

“Kemudian pelaku melakukan persetubuhan secara paksa terhadap korban. Setelah perbuatan pidana asusila tersebut terjadi, pelaku menyuruh korban untuk pulang,” kata Ferdy.

Begitu tiba di rumah, HNF mengganti celananya yang terdapat bercak darah. Beberapa saat kemudian, ayah HNF, MNS (60) menanyakan ihwal darah tersebut. Kemudian dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan.

“Tersangka dijerat pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tandas Ferdy. (isb/riz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya