oleh

Dukung JKN-KIS, Pemkab Tangerang dan Pemprov Banten Anggarkan Bantuan Iuran

Tangerang7.com, Tigaraksa – Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sudah berjalan hingga tujuh tahun. Dukungan selalu mengalir, terutama dari pemerintah daerah untuk program yang diluncurkan pada 1 Januari 2014 ini.

Seperti dalam kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP), antara Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang, yang diadakan di Tangerang, Selasa (08/12/2020). Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang turut serta memberikan kontribusi bagi Program JKN-KIS dengan mendaftarkan penduduknya.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kontribusi Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap Program JKN-KIS,” ujar Deputi Direksi  BPJS Kesehatan wilayah Jabotabek, Bona Evita dalam sambutannya.

Menurut Bona, saat ini jumlah peserta JKN-KIS sebesar 88% dari jumlah penduduk di wilayah Kabupaten Tangerang. “Sekali lagi, kami sangat mengapresiasi dukungan yang telah diberikan kepada program ini,” tuturnya.

Dijelaskan oleh Bona, pada tahun 2021 pemerintah daerah akan berkontribusi dalam bentuk pembayaran iuran peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan iuran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) serta Bukan Pekerja (BP) dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III.

“Hal ini sejalan dengan amanah peraturan perundang-undangan. Jadi, Pemerintah Daerah Propinsi Banten maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang sesungguhnya telah hadir dalam program JKN-KIS bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Untuk tahun 2021, kata Bona, sebanyak 170.000 penduduk Kabupaten Tangerang yang akan didaftarkan oleh Provinsi Banten sebagai peserta PBPU dan BP. Alokasi APBD Provinsi Banten Tahun 2021 juga telah disiapkan. Sesuai dengan kemampuan fiskal tahun 2020, Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Banten juga akan memberikan kontribusi iuran bagi peserta PBI JK (PBI APBN) yang dibiayai dari APBN sebesar Rp 2.100 per jiwa.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga mendaftarkan penduduknya dan telah mengalokasikan bantuan iurannya dalam APBD Kabupaten Tangerang Tahun 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Desiriana Dinardianti, mengungkapkan, Pemkab Tangerang juga akan memberikan bantuan iuran bagi peserta PBPU dan BP dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III. Bagi peserta yang sudah mendaftarkan diri dan anggota keluarganya yang terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK) ke BPJS Kesehatan.

“Untuk mendukung Program JKN-KIS, pada tahun 2021, kami menganggarkan iuran bagi 90.000 peserta PBPU dan BP yang didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang sesuai Surat Keputusan Bupati No. 440/Kep.771-Huk/2019. Lalu, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mengganggarkan bantuan iuran bagi peserta PBPU dan BP kelas III se-Kabupaten Tangerang sebanyak 400.000 peserta dengan total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp24,87 milyar,” jelasnya.

Untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS di wilayah Kabupaten Tangerang, saat ini BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa sudah bekerja sama dengan 190 fasilitas kesehatan tingkat pertama.yakni, terdiri dari puskesmas, klinik, dan dokter praktik perorangan.

Sedangkan untuk pelayanan kesehatan tingkat lanjutan, BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa juga bekerja sama dengan 21 rumah sakit dan 4 optik. Jumlah ini diharapkan dapat bertambah agar penyelenggaraan program JKN-KIS semakin optimal. (rls/did)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *