oleh

DPU Tangsel Benahi Jalan Buaran-Rawa Buntu dan Jalan Bhayangkara Tahun Ini

Tangerang7.com, Tangsel– Pemkot Tangsel melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melakukan perbaikan dan pelebaran dua ruas jalan pada tahun anggaran 2020 ini. Kedua ruas jalan itu yakni Jalan Buaran-Rawa tBuntu di Serpong dan Jalan Bhayangkara di Serpong Utara.

Jalan Buaran-Rawa Buntu, dalam hal ini DPU bakal melakukan betonisasi. Di sejumlah titik, terlihat jalan dalam kondisi rusak sedang. Bahkan juga ada jalan yang dipatching dan bergelombang serta adanya genangan air saat hujan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Aries Kurniawan menjelaskan Jalan Buaran-Rawa Buntu merupakan akses penting masyarakat Tangsel di wilayah Serpong. Ruas jalan penghubung wilayah Setu-Serpong ini ramai dilalui pengendara setiap harinya.

“Ruas Jalan Buaran-Rawa Buntu ini kan jadi akses masyarakat Tangsel menuju wilayah Bogor lewat Jalan Pasar Jengkol dan menuju jakarta lewat jalan tol Ulujami – Serpong” ujar Aries kepada wartawan, Sabtu (12/9/2020).

Begitu pentingnya Jalan Buaran-Rawa Buntu ini bagi masyarakat Tangsel, tak heran jika ruas jalan itu selalu macet terutama saat jam sibuk. “Volume lalu lintas tinggi, sehingga sering menimbulkan kemacetan,” kata Aries.

Ada dua segmen pekerjaan yang dilakukan di ruas jalan tersebut. Segmen 1 Jalan Rawa Buntu dan Segmen 2 Jalan Buaran.

“Rencana kontruksi jalan beton. Di mana Segmen 1 Jalan Rawa Buntu panjang 1.350 meter dengan pelebaran 8-15 meter dan Segmen 2 Jalan Buaran panjang 400 meter dengan pelebarann 2,5 meter,” ungkapnya.

Menurut Aries, pada Segmen 1 Jalan Rawa Buntu nantinya dibuat enam lajur. Enam lajur akan dibagi masing-masing menjadi tiga lajur di kanan dan kiri, dilengkapi dengan utilitas.

Namun, Aries mengaku ada kendala yang dihadapi pihaknya di lapangan, yakni masalah pembebasan lahan. Ada tujuh lokasi yang belum dibebaskan, yaitu Upnormal, TB Agung, SPBU British Petroleum, rumah makan Gabus Pucung, Kios Terpal, bengkel motor dan Bebek Kaleyo.

“Kita berharap pekerjaan akan selesai tepat waktu, 142 hari kalender. Untuk enam titik lahan yang belum dibebaskan, segera selesai. Selanjutnya dapat mengurai kemacetan yang terjadi di ruas jalan ini,” kata dia.

Selain itu, untuk memfasilitasi pejalan kaki dan menyediakan ruang publik bagi masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangsel juga melakukan pembangunan pedestrian di Jalan Buaran-Rawa Buntu-Kencana Raya. Totalnya sepanjang 2,8 Kilometer di kanan dan kiri jalan.

“Nantinya, saluran air akan didesain tertutup dibawah pedestrian dengan kontruksi saluran precast dan pedestrian concrete stamp atau beton pola,” ungkapnya.

Sedangkan untuk ruas Jalan Bhayangkara, pun bakal dilakukan pelebaran. Kata Aries, saat ini jalan yang menghubungkan wilayah Alam Sutera, Bintaro dan wilayah Ciledug ini masih satu lajur tiap arahnya. Rencananya, ruas jalan yang melintasi Pusdiklantas Polri ini akan akan dibuat menjadi 2 arah. Di mana 1 arah terdapat 2 lajur.

“Volume lalu lintas di Jalan Bhayangkara ini sangat tinggi dan menimbulkan kemacetan. Sehingga pelebaran jalan mutlak diperlukan. September ini mulai dikerjakan,” kata Aries.

Aries menambahkan, “Dari lebar eksisting 6 meter dilebarkan 6,5 meter menjadi 12,5 meter, pelebaran jalan tersebut akan dibangun sepanjang 400 meter dari mesjid alam sutra hingga Pusdiklat Polri. Dengan 2 arah, 1 arah ada 2 lajur. Untuk kontruksinya nanti akan dibetonisasi,” tandasnya. (rls/t7/et)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya