oleh

DLH Kota Tangerang Serahkan Plakat Adiwiyata kepada 57 Sekolah

Tangerang7.com, Tangerang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang memberikan plakat sekolah adiwiyata kepada 57 sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kota Tangerang.

Plakat ini diberikan setelah 62 sekolah mendapat pembinaan selama sepuluh bulan pada tahun 2019 lalu. Dari 62 ini, ada 57 sekolah yang memperoleh plakat dan SK Wali Kota Tangerang tentang Sekolah Adiwiyata di tingkat Kota Tangerang.

Pada Kamis (12/3/2020), Kepala DLH Kota Tangerang Dedi Suhada secara langsung menyerahkan plakat dan SK tersebut pasca-apel pagi di halaman DLH Kota Tangerang di JaIan Iskandar Muda Nomor 45, RT 005/RW 003, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari.

“Sekolah yang mendapatkan predikat adiwiyata di Kota Tangerang adalah sekolah yang telah berhasil menerapkan sistem sekolah yang mewujudkan perilaku peduli budaya dan lingkungan dengan melakukan pembiasaan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di sekolah dan masyarakat,” jelas Dedi saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Sabtu (14/3/2020).

Dedi mengapresiasi sekolah-sekolah yang konsisten mewujudkan sekolahnya menjadi sekolah adiwiyata. “Selamat untuk sekolah-sekolah yang menerima penghargaan. Ayo lanjutkan kebiasaan peduli dan berbudaya pada lingkungan,” ungkapnya.

Ke depan, Dedi menargetkan agar sekolah-sekolah ini bisa lolos menjadi sekolah adiwiyata tingkat Provinsi Banten.

Sementara itu, Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kota Tangerang Anggur Marbun menguraikan, untuk mendapatkan sekolah berpredikat adiwiyata di tingkat Kota Tangerang, 57 SD dan SMP tersebut sebelumnya mendapat pembinaan selama sepuluh bulan dari DLH Kota Tangerang dengan dibantu tim pembina pada tahun 2019, jumlahnya 6 orang.

Dan sekolah-sekolah tersebut telah memenuhi empat dokumen di antaranya, kebijakan yang berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, pengelolaan sarpras pendukung yang ramah lingkungan.

Ia menambahkan, untuk menentukan penilaian sekolah adiwiyata ini, tim penilai merangkum nilai dalam form penilaian tersendiri yang sudah baku dengan minimal nilai untuk tingkat kota/kabupaten 56.

Tim penilai melibatkan pihak di luar DLH Kota Tangerang di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, guru, pegiat adiwiyata, dan perguruan tinggi.

Pihaknya menargetkan di tahun 2020 ini sebanyak 100 SD dan SMP yang akan menjadi binaan DLH untuk mencapai penghargaan sekolah dengan predikat sekolah adiwiyata.

“Target untuk sekolah yang telah berpredikat adiwiyata ini akan lanjut ke tingkat provinsi tahun 2021 dan yang sudah tingkat provinsi tahun lalu, di tahun ini menuju sekolah adiwiyata nasional dan selanjutnya yang sudah nasional menuju sekolah adiwiyata mandiri,” katanya.

Sementara, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam berbagai kesempatan selalu menyampaikan agar seluruh sekolah di Kota Tangerang berpredikat adiwiyata.

Arief berharap sekolah adiwiyata terus meningkatkan predikatnya hingga tingkat mandiri. Karena program adiwiyata sudah terbukti dirasakan manfaatnya oleh warga sekolah. Selain mengubah mindset dan perilaku warga sekolah, juga membawa dampak nyata bagi lingkungan.

“Jadi program ini harus terus didukung agar berkelanjutan dan menghasilkan inovasi-inovasi dari warga sekolah, baik guru maupun siswa dalam pengelolaan lingkungan hidup,” kata Arief. (rls/did/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *