oleh

Disbudpar Kota Tangerang Gelar Mimbar Budaya “Pahlawan” Virtual

KOTA TANGERANG, Tangerang7.com – Pandemi Covid-19 tak menjadi penghalang bagi musisi atau seniman dan budayawan di Kota Tangerang untuk berkarya. Covid-19 juga tak menyurutkan semangat seniman-seniman daerah yang dipimpin Walikota H. Arief R Wismansyah, ini untuk terus menghibur.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Mimbar Kebudayaan “Pahlawan” secara virtual, yang digelar di City Gallery, Selasa (10/11/2020) sore. Mimbar kebudayaan virtual ini disajikan melalui tayangan live streaming di chanel Youtube Kota Tangerang yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang.  Meski berlabel mimbar, acara yang dimulai sekitar pukul 16.30 hingga 17.30 WIB ini tidak hanya penjelasan-penjelasan dari Disbudpar tentang apa saja budaya-budaya dan tempat-tempat bersejarah yang ada di Kota Tangerang, tapi juga ditampilkan secara live seni budaya asli Kota Tangerang.

Acara yang dihadiri Wakil Walikota Tangerang H Sachrudin melalui virtual ini menghadirkan Samsaka Band dengan suara khasnya, dan Komunitas Seni Budaya Betawi (KSBB) dari Kecamatan Karang Tengah yang menyajikan gambang kromong.

 

Kepala Dinas Budpar Ubaidillah saat meberikan sambutan.

Kepala Disbudpar Ubaidillah Ansar yang hadir di lokasi acara  mengungkapkan, mimbar budaya ini selain sebagai wadah bagi para seniman berekspresi juga menjadi salah satu sajian budaya untuk menghibur masyarakat di tengah pandemi.  “Melalui konser virtual ini kami berharap tak sekadar melestarikan kebudayaan Kota Tangerang saja. Namun, mampu menyajikan hiburan yang memasyarakat agar warga tidak bosan dengan aktivitas di rumah, khususnya selama Pandemi Covid-19 ini,” ungkap Ubaidillah.

Saat memberikan sambutan, Ubaidillah tak henti-henti mengajak warga Kota Tangerang untuk tetap semangat dan tidak berhenti berkreasi. Bahkan, bertepatan dengan hari pahlawan, Kadisbudpar mengajak para seniman dan semua warga Kota Tangerang untuk bangkit ditengah pandemi. Kata Ubaidillah, Indonesia termasuk Kota Tangerang di dalamnya, adalah bangsa yang kuat dan hebat. Kekuatan dan kehebatan itu dibuktikan dengan selalu berhasil menghadapi berbagai ujian dan cobaan.

Kabid Budaya Semangku Getar (kiri) menjelaskan potensi budaya di Kota Tangerang.

Karenanya, Ubaidillah berharap para seniman-seniman Kota Tangerang bisa bahu-membahu bersama Pemkot Tangerang memberikan karya-karya terbaiknya. Kata dia, Covid-19 tidak boleh menjadi penghalang untuk terus berkreasi dan berkarya.

“Konser virtual ini akan  berlangsung tiga kali lagi. Jadi, bagi masyarakat yang ingin menyaksikan konser kebudayaan secara virtual selanjutnya, bisa terus pantengin chanel youtube dan instagram Tangerang TV. Dengan suguhan yang menarik lainnya,” katanya.

Kehadiran Kepala Bidang Budaya Semangku Getar bersama komedian Jejen dan Memed mampu menghidupkan konser. Terlebih dengan joke-joke ringan yang diungkapkan Jejen dan Memed.

“Saya ini adalah seniman atau artis yang sudah cukup terkenal tapi sudah lama nggak di-calling (dihubungi) gara-gara corona. Tapi saya nggak patah semangat, dan Alhamdulillah sekarang saya jadi pengusaha jual-beli,” pancing Jejen.

“Wuiih, hebat,” timpal Memed.

“Iya dong. Jual celana untuk beli beras,” canda Memed, seraya disambut tawa yang hadir.

Penampilan Samsaka

Sementara Semangku Getar lebih banyak menjelaskan tentang budaya-budaya dan tempat-tempat bersejarah di Kota Tangerang. Sebut saja tentang Pecun yang kini sudah diakui sebagai budaya bangsa.

“Kota Tangerang memiliki banyak budaya dan tempat-tempat bersejarah. Ini yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Dengan kita jaga, kita sudah menghormati dan menghargai perjuangan para pahlawan kita,” Mangku.

Wakil Walikota Tangerang H Sachrudin juga mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada para seniman dan budayawan yang ada di Kota Tangerang. Lebih apresiasi lagi dengan tetap dikedepankannya protocol kesehatan dalam acara ini.

“Pemkot Tangerang yang dipimpin Pak Walikota sudah berbagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Melalui program Gebrak Masker, Gerakan 3M, Operasi Aman Bersama, Wawaran, dan berbagai program lainnya, kita lakukan untuk mencegah corona,” papar Sahrudin.

Penampilan Gambang Kromong oleh KSBB Karang Tengah.

Namun, Wakil Walikota juga meminta covid-19 tidak menjadi penghalang untuk tetap bersilaturahmi dengan cara-cara yang aman. Salah satunya adalah melakukan silaturahmi secara virtual. “Termasuk kegiatan konser budaya pahlawan secara virtual ini, salah satu ajang silaturahmi kita kepada masyarakat. Ini sangat saya apresiasi.  Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya. Bangsa yang besar adalah bangsa yang melanjutkan perjuangan para pahlawannya,” ucap Sachrudin.  (**/adv)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *