oleh

Demo Berakhir Ricuh, 4 Mahasiswa Terluka

CIPUTAT – Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa berakhir ricuh di Pusat Pemerintahan Puspem Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Ciputat, Selasa (27/11/2018). Sejumlah mahasiswa dikabarkan mengalami luka-luka akibat bentrok dengan petugas pengamanan.

Kericuhan berawal saat mahasiswa mencoba memaksa masuk ke Gedung Puspem Kota Tangsel dengan mendorong barisan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Pantauan Tangerang7.com, salah seorang mahasiswa ditarik dan dipukul oleh oknum Satpol PP. Bentrokan pun tak terhindarkan.

Mahasiswa yang dikeroyok diketahui bernama Gading Setia Angkasa, dari Fakultas Hukum Universitas Pamulang.

“Katanya negeri damai, mana? Kami itu mahasiswa, mau aksi secara damai. Menyuarakan aspirasi dari masyarakat. Tadi teman saya ditarik, saya mau amanin, eh kok saya dikeroyok, dipukuli. Saya tahu orangnya,” kata Gading kepada wartawan usai bentrok.

Ia mengancam melaporkan peristiwa pengeroyokan itu ke polisi. “Kami proses secara hokum, karena kami di sini sudah berizin. Jadi kami dilindungi undang-undang saat menyuarakan aspirasi,” tegas Gading.

Informasi yang dihimpun, ada empat mahasiswa terluka akibat insiden tersebut. Sementara Kapolsek Ciputat Kompol Donni Bagus Wibisono menyatakan, polisi mempersilakan mahasiswa yang menjadi korban pada bentrokan tersebut untuk melanjutkan ke ranah hukum.

“Ya silakan saja. Tadi itu kan mereka (mahasiswa) mau bakar, ya kita mau padami. Soalnya di depan puspem itu kan pom bensin, wajarlah kita padami,” kata Donni. (riz/srh)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *