oleh

Cekcok Berujung Penusukan, Pasutri Itu Dikenal Tertutup

Tangerang7.com, Serpong Utara – Sebuah rumah menjadi saksi bisu tragedi cekcok berujung penusukan secara membabi buta di kawasan Viola Residence Graha Raya, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Tepat di Blok VL/L 03, Selasa (4/2/2020) dini hari, wanita bernama Siska Meylani dianiaya hingga kritis. Ia pun terkapar bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk. Ironinya, pelaku atas nama Azwar Aditya Putra tak lain adalah suami Siska.

Salah satu petugas sekuriti Perumahan Viola Residence, Ilham, mengaku tidak begitu mengenal sosok Azwar maupun Siska. Pasalnya, pasangan suami istri atau pasutri itu terkesan menutup diri dengan penduduk kompleks tersebut.

“Jarang sekali ngobrol sama warga sekitar. Kalau suaminya, kerja sebagai dosen,” ujar Ilham kepada Tangerang7.com, Rabu (5/2/2020).

Selama berdiam di Perumahan Viola Residence, kata dia, pasutri itu tak pernah menujukkan sifat sosial. “Orangnya gak pernah bergaul, pintu rumahnya juga selalu tertutup,” ucap Ilham.

Hal senada dikatakan tetangga pasutri tersebut. Hanya saja, sumber informasi ini mewanti-wanti agar namanya tidak ditulis. Pria itu mengaku jarang sekali bercengkerama dengan Azwar maupun Siska, meski bertetangga.

“Saya yang rumahnya berdampingan hampir tidak pernah ngobrol. Kecuali berpapasan langsung, itu pun kalau mau berangkat kerja,” kata dia.

Dia pun sangat kaget atas tragedi penusukan di rumah blok VL/L 03 tersebut. Selama ini, dia memang kerap mendengar Azwar dan Siska cekcok, namun tak berkepanjangan.

“Sering terdengar suara keributan di dalam rumahnya. Tapi tidak seperti kejadian kemarin, istrinya sampai teriak minta tolong,” ucap pria itu.

Kasus penganiayaan itu ditangani Polsek Serpong. Azwar sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun demikian, ia dirujuk ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, guna menjalani observasi.

BACA JUGA:  Rp340 Miliar untuk Kelola Air Minum Kota Tangsel

“Pelaku masih dalam observasi tim kedokteran RS Polri, Kramat Jati. Sehingga, belum diketahui motifnya,” kata Kapolsek Serpong Kompol Stephanus Luckyto Andri Wicaksono melalui pesan WhatsApp.

Sementara Siska masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Permata Ibu, Kota Tangerang. Saat operasi di rumah sakit, ia mendapat sebanyak 185 jahitan lantaran terdapat sekitar 15 luka tusuk mulai dari kaki hingga kepala.

 

(mad/srh)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya