oleh

Camat Garda Terdepan Penangkal Hoaks

TANGERANG – Penyebaran berita bohong atau hoaks menjadi salah satu topik pembahasan pada Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, di Pendopo Bupati Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (6/11/2018). Antisipasi hoaks perlu dilakukan sejak dini, terutama di media sosial (medsos).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengimbau kepada para camat dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk tidak terpancing berita-berita yang masih simpang siur dan tergolong hoaks. Camat harus jadi garda terdepan dalam menangkal informasi hoaks, terutama menjelang Pemilihan Umum Tahun 2019.

Para camat juga diminta selalu aktif dalam mencegah segala tindak kriminalitas atau potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya.

“Yang bertugas dan bersentuhan langsung dengan rakyat adalah para camat, maka para camat harus tanggap terutama masalah informasi yang simpang siur di masyarakat, terutama informasi yang bersifat meresahkan masyarakat atau berita hoaks,” ujar Zaki.

Hadir pada Rakor Forkopimda itu Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Sumardi, Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan, Kepala Staf Kodim 0510/Tigaraksa Mayor Arh Agung Pujiantoro.

Pada kesempatan itu, Sabilul menyinggung kasus hoaks yang marak saat ini. Menurutnya, era keterbukaan informasi dengan kemajuan teknologi menjadi penyebab begitu banyak berita bohong dan tidak bertanggungjawab untuk dikonsumsi masyarakat. Untuk itu ia meminta agar seluruh unsur pimpinan, baik di daerah hingga jajarannya di desa untuk bersama-sama aparat kepolisian dalam meredam hoaks.

“Kasus SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) juga banyak terjadi karena hoaks. Ada upaya pecah belah masyarakat dengan mengatasnamakan agama. Hal ini perlu diantisipasi oleh semua pemangku kepentingan. Hingga saya mengajak seluruh pihak terutama pemerintah dan unsur penegak hukum untuk kampanyekan antihoaks,” imbuh Sabilul. (rls/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya