oleh

Bupati Tangerang Terbitkan Edaran Salat Idul Fitri, Apa Saja Isinya?  

Tangerang7.com, Tigaraksa – Pemerintah Kabupaten Tangerang mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 Hijriah di Kabupaten Tangerang.

Surat edaran bernomor 443.2/1638- Huk/2020 tentang Panduan Pelaksanaan Ibadah Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah di Rumah Ibadah dan/atau di Tempat Tertentu di Tengah Pandemi Covid-19 ini memuat sebagai berikut :

1. Pelaksanaan salat Idul Fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjamaah, baik di masjid, musala dan/atau di tempat tertentu, untuk tahun ini ditiadakan.

2. Salat Idul Fitri 1441 Hijriah dilaksanakan di rumah, baik secara berjamaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri (munfarid).

3. Agar tidak melakukan kegiatan takbiran keliling, mengumandangkan takbir cukup dilakukan di masjid/musala dengan menggunakan pengeras suara.

4. Penangung jawab masjid/musala untuk wajib menghidupkan malam Idul Fitri dengan takbir, tahmid, tahlil menyeru keagungan Allah SWT baik di masjid/musala dengan tetap membatasi jumlah orang, maksimal lima orang.

5. Silaturahmi atau halal bihalal yang lazim dilaksanakan ketika Hari Raya Idul Fitri bisa dilakukan melalui video call/conference.

6. Dalam hal terkait pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah dan/atau ZIS (zakat, infak, dan sadaqah) ditetapkan ketentuan sebagai berikut :

a. menghimbau kepada segenap umat muslim, khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang agar membayarkan zakat hartanya segera sebelum berakhirnya puasa Ramadan, sehingga dapat terdistribusi kepada mustahik lebih cepat.

b. Bagi organisasi pengelola zakat, unit pengumpulan zakat (UPZ) dan panitia pengumpulan zakat fitrah atau ZIS untuk meminimalkan pengumpulan zakat melalui kontak fisik, tatap muka, secara langsung dan membuka gerai di tempat keramaian, dengan menggantinya menjadi sosialisasi pembayaran zakat melalui layanan jemput zakat dan transfer layanan perbankan.

c. Organisasi pengelola zakat, UPZ dan panitia pengumpulan zakat fitrah atau ZIS di lingkungan masjid/musala dan/atau tempat lain memastikan tempat pengumpulan zakat selalu dalam keadaan bersih dan higienis antara dengan secara rutin membersihkan lingkungan tempat pengumpulan zakat dan semua sarana prasarana yang digunakan dalam pengumpulan zakat sesuai standar protokol kesehatan dalam pencegahan penularan pandemik/wabah corona.

d. Organisasi pengelola zakat, UPZ dan panitia pengumpulan zakat fitrah atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, musala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk pro aktif dalam melakukan pendataan mustahik dengan berkoordinasi kepada tokoh masyarakat maupun ketua RT dan RW setempat.

e. Organisasi pengelola zakat, UPZ, dan panitia pengumpulan zakat fitrah dan/atau ZIS yang berada di lingkungan masjid/musala dan/atau tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk melakukan penyaluran dengan memberikan secara langsung kepada mustahik, tidak melalui tukar kupon dan mengadakan pengumpulan orang.

f. Petugas yang melakukan penyaluran zakat fitrah dan/atau ZIS agar dilengkapi dengan alat pelindung kesehatan, seperti masker, sarung tangan, hand sanitizer dan alat pembersih sekali pakai (tisu basah dengan kandungan alkohol).

g. Dalam pelaksanaan pembagian zakat wajib menerapkan protokol kesehatan ketat dalam rangka antisipasi dan pencegahan pandemik/wabah covid-19.

7. Selanjutnya dalam menjalankan ibadah Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah, seyogyanya seluruh masyarakat turut mendorong, menciptakan, dan menjaga kondusifitas kehidupan keberagamaan dengan tetap mengedepankan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, ukhuwah basyariyah.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menekankan semua warga Kabupaten Tangerang untuk sebisa mungkin melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Menurutnya, salat Id di rumah adalah salah satu upaya paling efektif agar warga Kabupaten Tangerang dapat terhindar dari bahaya virus corona.

Zaki mengatakan, bahwa surat edaran ini diberlakukan untuk semua warga yang ada di Kabupaten Tangerang. “Semua warga diharapkan tetap patuh terhadap anjuran ini untuk kebaikan dan kesehatan semua warga Kabupaten Tangerang,” katanya.

“Ini semata-mata untuk kebaikan kita semua. Agar kita semua tetap dalam kondisi sehat di masa pandemi ini,” sambungnya. (rls/jek/set)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya