oleh

Bupati Tangerang Dapat Penghargaan Khusus dari Bappenas

Tangerang7.com, Tigaraksa – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menerima penghargaan khusus dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas).

Penghargaan itu diserahkan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam acara Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN) di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (2/12/2019). Hadir di sana Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

Zaki menerima penghargaan khusus di bidang sanitasi, yakni Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Award. Bupati dua periode ini dinilai berdedikasi dan berkomitmen membangun sanitasi di sekolah, mulai dari 2013 hingga 2019.

Menurut Zaki, penghargaan tersebut suatu kebahagiaan dan kebanggaan. Di mana, kerja keras Pemerintah Kabupaten Tangerang dan semua pihak terkait dalam membangun sanitasi sekolah dinilai berhasil.

“Semoga dengan apa yang telah diraih ini bisa membuat semangat dan motivasi kita semua dalam hal membangun sanitasi di Kabupaten Tangerang,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Tigaraksa.

Dia pun berpesan kepada para kepala sekolah dan pengurus pondok pesantren di Kabupaten Tangerang, agar sanitasi yang telah dibangun dirawat dan dijaga dengan baik. “Jangan sampai malah tidak dijaga dengan baik,” tandas Zaki.

Target 2024

Dikutip dari situs web Kementerian Komunikasi dan Informatika, Selasa (3/12/2019), upaya penyediaan layanan sanitasi dan air minum layak bagi penduduk Indonesia terus menunjukkan peningkatan dalam empat tahun terakhir. Kemajuan tersebut tidak lepas dari kerja bersama pelaku pembangunan di tingkat pusat dan daerah.

Data Badan Pusat Statistik 2018 menunjukkan, capaian akses air minum layak saat ini telah di posisi 88 persen, sedangkan akses sanitasi layak di posisi 75 persen. Meskipun terus mengalami peningkatan setiap tahun, ternyata masih terdapat selisih 32 juta jiwa penduduk yang belum memperoleh akses air minum layak dan 67 juta jiwa penduduk belum terlayani akses sanitasi layak.

Tahun 2024, Pemerintah Indonesia menargetkan seluruh masyarakat telah memiliki akses air minum layak dan 90 persen masyarakat mendapatkan akses sanitasi layak, termasuk 20 persen akses sanitasi aman.

Adapun KSAN 2019 sebagai upaya Kementerian PPN/Bappenas mempertahankan dan meningkatkan capaian akses, serta memperkuat kolaborasi antar pelaku pembangunan. Kementerian PPN/Bappenas bekerja sama dengan Kelompok Kerja Perumahan, Permukiman, Air Minum dan Sanitasi (PPAS) Nasional dan mitra pembangunan di sektor sanitasi dan air minum.

KSAN adalah ajang dua tahunan yang digagas sejak 2007 untuk mendorong komitmen dan kepedulian semua pihak dalam mendukung pencapaian akses sanitasi dan air minum untuk semua. Sehingga, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) pada 2030 akan tercapai. (rls/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya