oleh

Operasi Pasar, Beras Medium Dijual Rp 8.500/Kg

TANGERANG – Perum Bulog Subdivre Tangerang melebarkan sayap untuk menekan harga kebutuhan pokok di pasaran, terutama beras. Perusahaan umum milik pemerintah ini menggelar Operasi Pasar Beras Medium di Kabupaten Tangerang.

Kepala Perum Bulog Subdivre Tangerang Junaidi Arrau mengatakan, selama ini Bulog telah melaksanakan operasi pasar beras kualitas medium di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Adapun untuk di Kabupaten Tangerang akan dimulai pada Rabu (28/11/2018).

Hal itu berdasarkan rapat koordinasi bersama Satuan Petugas Pangan Polresta Tangerang, di Kantor Bulog Subdivre Tangerang, Selasa (27/11/2018). Hadir Wakasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Mulyadi dan Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang Dwi Eka Aprillia Putri.

Rakor Persiapan Operasi Pasar Beras Medium Satgas Pangan Polresta Tangerang di Kantor Bulog Subdivre Tangerang, Selasa (27/11/2018). (Foto : Perum Bulog Subdivre Tangerang)

“Rakor persiapan pelaksanaan operasi pasar beras kualitas medium ini menindaklanjuti hasil rakor dengan Tim Satgas Pangan Polda Banten. Disepakati operasi pasar di Kabupaten Tangerang dimulai besok,” ujar Junaidi kepada Tangerang7.com melalui sambungan seluler.

Adapun pasar-pasar yang jadi sasaran utama dalam operasi ini antara lain Kutabumi, Rajeg, dan Kronjo. Selain itu, toko-toko beras yang dianggap strategis. Harga beras di tingkat pengecer hanya Rp 8.500 per kilogram (Kg).

“Di Pasar Kutabumi sendiri ada empat toko, ada juga toko-toko beras di sekitaran pasar. Harga beras Rp 8.500/Kg di tingkat pengecer,” ucap Junaidi.

Ia mengatakan, pemerintah pusat menetapkan harga eceran tertinggi (HET) beras sebesar Rp 9.450/Kg. Sementara rata-rata pedagang menjual di atas HET, yakni Rp 9.500 – Rp 10.000 per kilogram. Sehingga tujuan operasi pasar murni untuk menekan harga beras yang melambung.

Junaidi memastikan toko-toko yang jadi agen Bulog tidak akan menjual beras melebihi ketentuan Rp 8.500/Kg. Alasannya, setiap toko diwajibkan memasang spanduk.

“Bulog sebagai penyedia beras dan distribusi ke toko-toko pengecer yang telah ditentukan. Toko wajib memasang spanduk operasi pasar yang dibagikan Bulog,” pungkas Junaidi. (srh/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya